Terhubung Dengan Kami

Nasional

Aksi Keji Polisi Hantam Wartawan di Makasar Tuai Kecaman Dewan Pers

Diterbitkan

|

Aksi Keji Polisi Hantam Wartawan di Makasar Tuai Kecaman Dewan Pers
Photo: © Disediakan oleh tribunnews

VAZNEWS.COM – Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers, Agung Dharmajaya menyayangkan sikap represif pihak kepolisian terhadap wartawan yang sedang meliput aksi massa di Makasar.


Aksi Keji Polisi Hantam Wartawan di Makasar Tuai Kecaman Dewan Pers. Telah terjadi pemukulan terhadap wartawan oleh oknum aparat kepolisian saat meliput aksi massa di Makasar, Sulawesi Selatan.

Setidaknya diketahui ada tiga wartawan yang menjadi korban kekerasan oleh pihak oknum kepolisian. Atas kejadian ini, dewan pers kemudian merespons tindakan kekerasan tersebut.

Agung Dharmajaya, selaku Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers mengecam keras tindakan represif oknum aparat kepolisian terhadap pewarta yang sedang bertugas.


Baca Juga:


“Secara prinsip kami mengecam kekerasan terhadap wartawan yang sedang melakukan kegiatan peliputan,” ujar Agung, mengutip dari laman RMOL, Rabu (25/9/2019).

Agung menghimbau kepada seluruh korban kekerasan aparat kepolisian itu agar segera melakukan visum dan juga segera melapor kepihak polisi. Langkah tersebut harus segera dilakukan guna mencegah insiden serupa tidak kembali berulang.

“Saran Saya lebih baik (korban) langsung divisum dan dilaporkan ke Kepolisian karena menyangkut delik aduan,” sambung Andi.

Baca Juga: Kabar Bahagia Untuk Pengangguran Awal Tahun 2020

Seperti diketahui, tindakan represif aparat bermula ketika para awak media sedang meliput aksi keji oknum polisi yang menganiaya para demonstran. Beberapa wartawan coba menegur terkait tindakan keji tersebut, namun yang terjadi malah beberapa oknum polisi itu justru marah dan mengancam.

Tak lama setelah itu, gerombolan oknum polisi itu dengan cepat melakukan pengeroyokan. Para pewarta kemudian mendapatkan perlakuan kasar yang mengakibatkan terluka, ada yang lebam, kepala bocor dan berbagai luka lainnya.


Source: RMOL

Trending