Media Sosial VAZnews.com

Politik

Anies Baswedan Putuskan Perpanjang PSBB di Ibu Kota

Diterbitkan

|

Anies Baswedan Putuskan Perpanjang PSBB di Ibu Kota
Photo: © Indozone

VAZNEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota dibulan Juni ini sebagai masa transisi menuju new normal.


[the_ad id=”1235″]

Anies Baswedan Putuskan Perpanjang PSBB di Ibu Kota. Anies Baswedan akhirnya memutuskan untuk memperpanjang masa penerapan PSBB di Ibu Kota. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menekan laju penyebaran virus corona.

PSBB di DKI Jakarta yang sudah sampai tahap ketiga ini seyogianya akan berakhir pada hari ini. Melalui live streaming Pemprov DKI Jakarta mengumumkan status Ibu Kota kembali harus menjalani PSBB.

“Kami di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 memutuskan untuk menetapkan satus PSBB di DKI Jakarta diperpanjang dan menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transasisi.” kata Anies dalam konferensi pers secara live streaming, Kamis (4/6/2020).


Baca Juga:


[the_ad id=”1235″]

Menurut Anies, Jakarta masih perlu penerapan pembatasan sosial. Bulan ini direncanakan sebagai masa transisi menuju new normal.

Melansir dari okezone, dari data Gugus Tugas Covid-19, masih tercatat ada 66 Rukun Warga (RW) di DKI Jakarta yang masih zona merah. Dengan masing-masing 15 RW tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Utara. Tiga RW di Jakarta Selatan dan sisanya di Kepulauan Seribu.

Jakarta pertama kali berlakukan PSBB sejak 10 April hingga 14 hari ke depan. Setelah berakhir, kemudian pada 24 April, Pemprov DKI Jakarta kembali perpanjang masa PSBB tahap dua sampai 22 Mei.

Durasi PSBB tahap tiga kemudian ditambah lagi hingga 4 Juni 2020 dan sekarang merupakan PSBB tahap empat di Jakarta, yang artinya PSBB sudah tiga kali diperpanjang.

Baca Juga: Haji Batal, Nasib Agen Travel Di Indonesia Terancam

[the_ad id=”1235″]

Untuk jumlah kasus positif covid 19 di Jakarta hingga Kamis pukul 11.00 WIB tercatat sudah mencapai 7.539 orang. Dari laman resmi corona.jakarta.go.id disebutan, dari jumlah tersebut hanya 1.699 orang yang masih dirawat, sedangkan 2.777 orang lainnya menjalani isolasi mandiri.

Pasien yang sudah sembuh dari virus corona ini mencapai 2.534 orang di DKI Jakarta, sementara yang telah meninggal dunia mencapai 529 orang.

Comments

Trending

x