Media Sosial VAZnews.com

Daerah

Bestari ke Anies: Saya Tidak Serang Gubernur, Hanya Mengingatkan

Diterbitkan

|

Bestari ke Anies Saya Tidak Serang Gubernur, Hanya Mengingatkan
Photo: © Disediakan oleh detikcom

VAZNEWS.COM – Ketua Fraksi Partai NasDem DKI, Bestari Barus merasa tak menyerang siapa pun seperti tudingan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Ia hanya mengingatkan masalah sampah di Jakarta.


[the_ad id=”1235″]

Bestari ke Anies: Saya Tidak Serang Gubernur, Hanya Mengingatkan. Bestari Barus mengklarifikasi pernyataannya terkait masalah sampah Ibu Kota DKI Jakarta. Menurutnya, pernyataannya telah disalah artikan sebagai bentuk menyerang Anies Baswedan.

“Pertama, bahwa tidak ada niatan kami yang berangkat itu (ke Surabaya) menyerang gubernur. Apalagi serang Pak Anies sebagai pribadi, tidak ada sama sekali, mungkin Pak Gubernur dapat masukan salah dari orang di sekelilingnya,” kata Bestari saat dihubungi, Rabu (31/7/2019).

Bestari pun tidak merasa menyinggung gubernur-gubernur DKI Jakarta sebelum Anies. Dia hanya menyebut Jakarta sedang darurat sampah sehingga perlu ada penanganan yang tepat.

“Saya kalau dibilang menyerang gubernur yang lalu, tidak juga. Saya nggak serang gubernur. Saya mengingatkan kepada Pemda DKI. Kami ingatkan, ini kita sudah dekati darurat sampah dengan mundurnya pelaksanaan dari penyelesaian ITF (Intermediate Treatment Facility),” ujar Bestari.


Baca Juga:


[the_ad id=”1234″]

Soal menyebut-nyebut gubernur, Bestari mengartikan gubernur sebagai pemimpin tertinggi di provinsi. Gubernur adalah orang yang bertanggung jawab langsung atas masalah sampah di Jakarta.

“Adakah kemudian gubernur yang lalu itu kemudian andil? Saya kira gubernur itu satu kelembagaan yang berkesinambungan. Apakah kita pertanyakan ini kepada camat atau lurah, nggak mungkin, kan harus gubernur,” kata Bestari.

Bestari bercerita soal kunjungan dia ke Surabaya bersama rombongan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta. Rombongan membawa isu soal penanganan sampah di Jakarta.

“Justru kedatangan kita ke sana menyukseskan, mendukung Pak Anies persiapan menuju…. Saya bisa katakan bahwa apa yang kami dengar, menuju darurat sampah tahun 2022, di mana ITF kita baru bisa selesai satu.

Sampahnya 2.200 (ton per hari), yang sampahnya bisa tampung. Sisanya 5.500 (ton) itu ke mana? (TPA) Bantargebang tutup, itu yang menjadi pikiran kami, jadi nggak ada menyerang Pak Gubernur,” ucapnya.

Baca Juga: Diminta Jokowi, Nasdem Sudah Serahkan Nama Kandidat Menteri

[the_ad id=”1235″]

Sebelumnya, Anies Baswedan merasa kritik soal sampah oleh Bestari Barus sampai-sampai meminta Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) ke Jakarta salah alamat. Menurutnya kritikan itu adalah serangan yang seharusnya ditujukan untuk gubernur-gubernur sebelumnya.

“Jadi Pak Bestari itu membicarakan Jakarta yang dia ikut tanggung jawab kemarin. Jadi beliau suka lupa, maunya menyerang gubernur sekarang, lupa ini menyerang gubernur-gubernur sebelumnya tuh,” kata Anies di Rumah Dinasnya, Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (31/7).


Source: Artikel asli

Comments

Trending