Terhubung Dengan Kami

Politik

Cium Bau PKI Dalam RUU HIP, Aliansi Masyarakat Betawi Kunjungi PKS

Diterbitkan

|

Cium Bau PKI Dalam RUU HIP, Aliansi Masyarakat Betawi Kunjungi PKS
Photo: © Disediakan oleh radarindo

VAZNEWS.COM – Polemik RUU HIP saat ini kian memanas. Penolakan terhadap pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP saat ini mulai disuarakan oleh kalangan masyarakat. Seperti baru-baru ini yang dilakukan oleh gabungan atau Aliansi Masyarakat Betawi yang menyambangi kantor fraksi PKS.


Cium Bau PKI Dalam RUU HIP, Aliansi Masyarakat Betawi Kunjungi PKS. Aliansi Masyarakat Betawi cium bau PKI dalam RUU HIP. Aliansi yang terdiri dari sejumlah elemen organisasi ini, antara lain Majelis Adat Betawi, Generasi Cinta Negeri (Gentari). Forum Silaturahmi Ta’mir Masjid dan Mushola Indonesia (Fahmi Tamami), Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ). Forum Komunikasi Mubaligh Betawi Jaya (FKOMBI Jaya), Wasiat Ulama, Jajaka Nusantara, dan FMMBI.

Mereka menyampaikan aspirasinya dan menyambangi kantor Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI untuk mendukung sikap penolakan yang sejak awal disuarakan PKS.

Rombongan tersebut diterima langsung oleh Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini dan Bendahara Fraksi PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi. Menurut Jazuli, kedatangan mereka menjadi wujud masih adanya perhatian masyarakat untuk menjaga keutuhan Pancasila.


Baca Juga:


“Perhatian yang sangat luas terhadap RUU HIP ini membuktikan besarnya tanggung jawab bersama bangsa ini dalam menjaga Pancasila sebagai filosofi negara. Kemudian juga menjadi norma dasar, sumber hukum tertinggi, dan titik temu persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk itu izinkan kami mengucapkan terima kasih yang sangat besar dan apresiasi yang tinggi.” Sambut Jazuli di kantor Fraksi PKS DPR RI kepada rombongan masyarakat betawi pada, Jumat 19 Juni 2020.

Pada pertemuan tersebut, sejumlah sikap disampaikan oleh Aliansi Masyarakat Betawi. Pertama, aliansi tersebut menilai jika RUU HIP telah disusupi anasir komunisme karena tidak mencantumkan TAP MPRS XXV/1966. Kedua, RUU HIP dianggap telah diinfiltrasi paham sekularistik karena melemahkan Pancasila, terutama pada sila kesatu. Ketiga, aliansi tersebut melihat RUU HIP telah memancing perdebatan ideologis yang bisa menimbulkan perpecahan dengan memunculkan kembali konsepsi Trisila dan Ekasila. Keempat, RUU HIP merendahkan kedudukan Pancasila dengan mengaturnya pada level UU yang dianggap membuka ruang politisasi Pancasila.

Baca Juga: Luhut: RI Akan Menjadi Produsen Terbesar Baterai Lithium di Dunia

Pernyataan sikap aliansi tersebut pun akan diterukan fraksi kepada pimpinan DPR untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang ada dengan tujuan agar RUU HIP segera dibatalkan.

“Fraksi PKS akan berupaya semaksimal mungkin agar DPR membatalkan RUU HIP ini. Terlebih lagi usul pembatalan ini telah disampaikan secara resmi oleh ormas-ormas Islam dan publik secara luas. Lebih lanjut esensinya DPR ini adalah wakil rakyat, apa yang menjadi kehendak rakyat itu yang harus didengar dan dilaksanakan,” tegas Jazuli.


Sumber : Rmol

Trending