Media Sosial VAZnews.com

Ekonomi

Danone Akan PHK Karyawan hingga 2.000 Orang. Apa Alasannya?

Perusahaan asal Prancis, Danone, dikabarkan mengumumkan kebijakan untuk memutuskan hubungan kerja (PHK) dengan 2.000 karyawannya yang ada di seluruh dunia.

Diterbitkan

|

Danone Akan PHK Karyawan hingga 2.000 Orang. Apa Alasannya
Danone Akan PHK Karyawan hingga 2.000 Orang. Apa Alasannya? (foto: cnnindonesia)

VAZNEWS.COM – Perusahaan asal Prancis, Danone, dikabarkan mengumumkan kebijakan untuk memutuskan hubungan kerja (PHK) dengan 2.000 karyawannya yang ada di seluruh dunia.


Danone Akan PHK Karyawan hingga 2.000 Orang. Apa Alasannya?. Hal ini merupakan upaya dari penghematan yang dilakukan perusahaan sebesar 1 miliar euro sampai 2023 mendatang, dan juga termasuk mengurangi 20 persen dari biaya overhead atau pengeluaran tambahan di luar produksi.

“Penyederhanaan dan evolusi dari peran dan fungsi umum kami akan diterjemahkan dalam pengurangan sekitar 1.500 hingga 2.000 posisi di kantor pusat dan kantor global,” kata Danone, pada Rabu (25/11/2020).


Baca Juga:


Penataan ulang terhadap perusahaan, termasuk juga PHK karyawan, diperkirakan akan mampu menghemat sekitar 300 juta euro hingga 700 juta euro dari keuangan Danone.

Pihak Manajemen mengakui rencana PHK ini dilakukan untuk meningkatkan profitabilitas dan ketahanan perusahaan setelah pandemi covid-19 menekan pengeluaran keuangan perusahaan.

Diluar itu, perusahaan juga mengumumkan bahwa pihaknya akan mengimplementasikan organisasi rantai baru yang memungkinkan untuk mengakses sumber produktivitas baru, termasuk melalui digitalisasi.

Jika efisiensi dan digitalisasi digabungkan, keduanya diharapkan dapat menghemat sebesar 1 miliar euro pada 2023 mendatang.

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Libur Panjang Natal Dan Tahun Baru Di Pangkas

“Penghematan ini sebagian akan diinvestasikan kembali untuk mendukung pertumbuhan dan merek kami dan juga untuk menegakkan kembali margin kami,” sambung perusahaan.

Pihak Danone juga menyatakan kembali ambisi jangka menengahnya untuk mencapai pertumbuhan pendapatan sebesar 3 persen hingga 5 persen. Ini dengan mempertimbangkan rencana penghematan biaya 1 miliar euro.

Comments

Trending