Terhubung dengan Kami

Ekonomi

Di Tengah Wabah Covid-19, Kartu Prakerja Jokowi Resmi Diluncurkan

Diterbitkan

|

Di Tengah Wabah Covid-19, Kartu Prakerja Jokowi Resmi Diluncurkan
Photo: © Detikcom

VAZNEWS.OM – Pemerintahan Jokowi secara resmi meluncurkan Kartu Prakerja. Peluncuran tersebut dilakukan oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto bersama Moeldoko, dan Direktur Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari.


Di Tengah Wabah Covid-19, Kartu Prakerja Jokowi Resmi Diluncurkan. Mampukah program Kartu Prakerja yang baru saja diresmikan pemerintah menjadi salah satu solusi alternatif bagi masyarakat yang terdampak langsung Covid-19.

Program Kartu Prakerja ini dapat di akses melalui alamat situs www.prakerja.go.id. Program ini bekerja sama dengan delapan mitra digital dan tiga mitra pembayaran.

“Dalam sistem Kartu Prakerja, pesertanya dapat memilih pelatihan secara daring sesuai minat masing-masing untuk meminimalisasi dampak Covid-19.” jelas Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Sabtu (21/3/2020).

Hartarto berharap program ini dapat bermanfaat untuk mendapatkan skill baru, meningkatkan keterampilan dibidang yang ditekuni atau atau mendapatkan keterampilan di bidang baru.


Baca Juga:


Mengutip dari Rmol.id, program Kartu Prakerja ini bekerja sama dengan mitra resmi dan market place yakni Tokopedia, Bukalapak, Telkom Indonesia, Mau Belajar Apa, Ruang Guru, Haruka EDU, Sekolahmu, dan Sisnaker. Ditambah lagi tiga mitra pembayaran LinkAja, OVO, dan BNI.

“Kartu Prakerja bekerja sama dengan market place untuk memudahkan masyarakat mencari, memilih, dan memberikan evaluasi bagi lembaga-lembaga pelatihan” kata Airlangga.

Dengan demikian, kata Airlangga program ini nantinya bisa selalu relevan dan terus berkesinambungan. Untuk tahap awal ada empat daerah yang dikhususkan seperti Kepulauan Riau, Bali, Sulawesi Utara, dan Jawa Timur khususnya Surabaya.

Riau, Bali, Sulawesi Utara, dan Surabaya dinilai bisa mendapatkan dampak ekonomi langsung dari adanya wabah Covid-19 karena keempat daerah tersebut mengandalkan sektor industri manufaktur dan pariwisata.

Baca Juga: Rizal Ramli ke Luhut, Dia Berhak Dapat Gelar Dubes Kehormatan Cina

Airlangga mengatakan pemerintah menyiapkan anggaran Rp10 triliun untuk sekitar dua juta penerima manfaat program Kartu Prakerja. Biaya pelatihan yang diterima bisa mencapai Rp7 juta, termasuk biaya transportasi Rp500 ribu.

“Dalam (program) Kartu Prakerja, mereka yang baru akan bekerja ataupun pekerja informal juga bisa mendaftar. Alokasi pendaftaran akan dibuat mingguan sehingga tidak menumpuk di awal,” jelas Airlangga.

Klik tompol ← → (panah) untuk menjelajah!

Trending