Media Sosial VAZnews.com

Hukum

Digugat Kivlan 1 Triliun, Wiranto Merespon: Ganti Rugi Apa?

Diterbitkan

|

Digugat Kivlan 1 Triliun, Wiranto Ganti Rugi Apa
Photo: © Disediakan oleh Suaracom

VAZNEWS.COM – Wiranto menanggapi gugatan Rp 1 Triliun Kivlan Zen terkait pembentukan Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pam Swakarsa) pada tahun 1998. Berikut respon Wiranto.


[the_ad id=”1235″]

Digugat Kivlan 1 Triliun, Wiranto Merespon: Ganti Rugi Apa?. Menko Polhukam Wiranto menanggapi gugatan eks Kepala Staf Kostrad TNI Mayjen (Purn) Kivlan Zen terkait pembentukan Pam Swakarsa 1998. Wiranto mempersilakan siapapun pihak yang ingin menggugatnya.

“Saya digugat dari banyak orang silakan, yang penting kita kan profesional, kerja bener, kerja untuk negara, untuk kebaikan, untuk keamanan. Digugat siapapun silakan,” ujar Wiranto saat dimintai tanggapan, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019).

Wiranto digugat oleh Kivlan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim). Dalam petitumnya, Kivlan meminta pengadilan menghukum Wiranto untuk membayar kerugian materiel dan imateriel sejumlah Rp 1 triilun.


Baca Juga:


[the_ad id=”1637″]

Terkait gugatan Rp 1 Triliun, Wiranto lantas merespon dan mempertanyakan ganti rugi tersebut. Namun demikian, dia mengatakan akan mengikuti perkembangan gugatan tersebut.

“Ganti rugi apa? Loh gugatan ini kan nanti berjalan, tunggu aja,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, gugatan terkait pembentukan Pam Swakarsa dilayangkan Kivlan pada Senin (5/9). Kuasa hukum Kivlan, Tonin Tachta menyebut sidang perdana gugatan tersebut rencananya akan digelar pekan ini.

“Sidangnya tanggal 15 Agustus nomor 354,” kata Tonin saat dimintai konfirmasi, Senin (12/8).

Berdasarkan isi gugatan yang disampaikan Tonin, perkara tersebut bermula ketika Kivlan berhenti dari jabatan Kepala Staf Kostrad pada 28 Juni 2019. Kivlan kemudian menjadi perwira tinggi tanpa jabatan di Mabes TNI. Sedangkan Wiranto saat itu menduduki posisi sebagai Panglima ABRI.

Kivlan mendapat perintah dari Wiranto untuk membentuk PAM Swakarsa dalam rangka pengamanan Sidang Istimewa MPR pada 10-13 November 1998.

Baca Juga: Semakin Panas, Farhat Abbas Polisikan Hotman Paris Hutapea

[the_ad id=”1235″]

Di awal pembentukannya, Kivlan diberikan uang Rp 400 juta oleh Wiranto melalui Setiawan Djodi. Namun dana itu dinilai tak cukup memenuhi kebutuhan akomodasi anggota Pam Swakarsa.

Kivlan mengaku harus meminjam dari sana-sini untuk menutupi kebutuhan akomodasi tersebut. Akibat hal itu, Kivlan merasa dirugikan baik secara materiel maupun imateriel.


Source: Artikel asli

Comments

Trending