Media Sosial VAZnews.com

Nasional

Dikritik Pengamat Otomotif, Ngabalin Beberkan Tonggak Sejarah Keberhasilan Esemka

Diterbitkan

|

Dikritik Pengamat Otomotif, Ngabalin Beberkan Tonggak Sejarah Keberhasilan Esemka
Photo: © Disediakan oleh pepnews

VAZNEWS.COM – Pengamat otomotif yang pegiat media sosial, Ridwan Hanif merasa aneh dengan fenomena mobil Esemka yang mendadak muncul. Tak terima dengan pernyataan Hanif, Ngabalin beberkan tonggak sejarah keberhasilan Esemka.


[the_ad id=”1235″]

Dikritik Pengamat Otomotif, Ngabalin Beberkan Tonggak Sejarah Keberhasilan Esemka. Ridwan Hanif menyoroti peluncuran mobil esemka yang ujuk-ujuk muncul. Ia mengatakan pabrik mobil Esemka selama ini selalu tertutup.

Hanif menerangkan bahwa dalam industri otomotif juga butuh kepercayaan dan transparansi. “Masalahnya ada di komunikasi. Selama ini selalu tertutup, tidak terbuka. Sementara, kalau bisa otomotif, trust itu penting,” katanya saat diundang diacara Kompas TV, Sabtu (7/9/2019).

Ridwan Hanif juga berpendapat, normalnya sebelum produksi, pabrik mobil akan gencar melakukan publikasi. Namun anehnya, kata Hanif, hal tersebut tidak dilakukan oleh pihak mobil Esemka.

“Biasanya kalau pabrik mobil, saat peletakan batu pertama sudah ditunjukkan ke masyarakat. Terus bikin show mobil-mobil yang bakal diproduksi,” ujarnya.


Baca Juga:


Ridwan Hanif mengaku kesulitan mencari informasi tentang esemka dan mengatakan belum melihat spesifikasi mobilnya sama sekali. Ia hanya mengetahui informasi mobil esemka dari televisi dan orang-orang yang diundang.

“Spesifikasi mobilnya (esemka Bima) kita belum lihat, baru lihat di televisi dari hanya orang yang diundang yang tahu, dan nggak semua jurnalis otomotif yang diundang,” aku Hanif.

Ridwan Hanif mengatakan semestinya mobil Esemka meniru cara kerja Vinfast produksi Vietnam. Ia mencontohkan bagaimana Vinfast sangat terbuka dan terlihat niat memproduksi mobil maupun dalam aspek bisnis.

“Vinfast itu pertama berpartner dengan general motor, kemudian dia menggandeng beberapa pihak dalam onderdil dan desainnya. Lalu mereka open order sejak 2008, bahkan brand ambbasador-nya David Beckham. Mereka benar-benar niatnya jualan dan ingin untung,” ujar Hanif.

Menurutnya, sangat penting untuk meyakinkan calon konsumen untuk mau melirik mobil yang akan diproduksi Terlebih, imbuh Ridwan Hanif, mobil bukanlah sesuatu barang yang murah.

“Mobil itu kan sesuatu yang mahal, (masyarakat) banyak mempertimbangan untuk membelinya, seharusnya yakinkan masyarakat bahwa produk ini mobil yang layak Anda beli,” sambungnya lagi.

[the_ad id=”1234″]

Tonggak Sejarah Keberhasilan Esemka

Menyimak ucapan dan kritikan pengamat otomotif Ridwan Hanif, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin yang berada di ujung sambungan telepon merespon dengan nada tinggi.

Ngabalin mengingatkan Ridwan Hanif terkait proses panjang diluncurkannya mobil Esemka. Ia membantah ucapan Hanif dengan coba menceritakan tonggak sejarah keberhasilan Esemka.

“Heh jangan lupa Rif, Ridwan Hanif ingat baik-baik, Saya kan dampingi bapak presiden. Jangan lupa tanggal 16 Agustus 2018, itu pertama kali tonggak sejarah keberhasilan Esemka. Pada 27 Februari 2012, sudah terpublikasi,” ujar Ngabalin.

Ngabalin kemudian meminta Ridwan Hanif untuk menelaah informasi terkait esemka dengan baik. Ia kemudian menjabarkan publikasi terkait rekrutmen tenaga Esemka yang berasal dari anak-anak SMK.

“Coba ditelaah baik-baik, open recruitment-nya sudah dipublikasikan, bahwa anak-anak SMK terkait tenaga kerja Indonesia dan 100% perusahaan swasta, ini kurang lebih 5-7 tahun lho,” ujar Ngabalin.

Baca Juga: Pegiat Anti Korupsi Sebut Sikap Jokowi Tak Jelas Terkait KPK

[the_ad id=”1235″]

Lebih lanjut, Ali Ngabalin menegaskan kehadiran Presiden Jokowi di peluncuran mobil Esemka menandakan bahwa mobil esemka itu begitu sangat penting.

“Tapi yang jelas, tidak mungkin presiden bisa datang dalam peluncuran kalau produk dalam negeri ini tidak menjadi prioritas tenaga kerja anak bangsa,” tutp Ngabalin.

Comments

Trending