Terhubung dengan VAZnews.com

Sepak Bola

Kalahkan Belanda, Portugal Juara UEFA Nations League

Diterbitkan

pada

Photo: © Disediakan oleh CBS Sports

VAZNEWS.COM – Timnas Portugal yang dikapteni Cristiano Ronaldo menjuarai turnamen UEFA Nations League. Portugal berhasil menghempaskan Belanda 1-0 dilaga final.


Kalahkan Belanda, Portugal Juara UEFA Nations League. Timnas Portugal menjadi juara ajang UEFA Nations League 2019. Selecao das Quinas mengangkat trofi setelah menaklukkan Belanda dengan skor akhir 1-0.

Dalam pertandingan di Estadio Do Dragao, Porto, Senin (10/6/2019) dinihari WIB, Portugal lebih banyak melepaskan ancaman dibandingkan Belanda. Pada babak pertama ada sebanyak 12 percobaan.

Ada sebanyak 5 tembakan yang melenceng, empat tembakan lainnya mencapai sasaran, sementara tiga sisanya gagal mencapai gawang Belanda karena diblok.

Percobaan pertama yang sampai ke tangan Jasper Cillessen dilepaskan oleh Bruno Fernandes pada menit ke-12. Jose Fonte menyusul kemudian dengan sundulan pada menit ke-28.

Usaha Fernandes dua menit berselang juga belum juga membuahkan gol. Percobaan jarak jauh Cristiano Ronaldo pada menit ke-41 juga belum membuahkan hasil.

Baca Juga: UEFA Nations League, Inggris Kunci Posisi Ketiga

Usaha Portugal untuk menjebol gawang Belanda baru membuahkan hasil pada menit ke-60. Goncalo Guedes yang mencatakan namanya di papan skor.

Bernardo Silva melakukan umpan tarik dari sisi kanan kotak penalti Belanda, Guedes bisa melepaskan tendangan dari tepi muka kotak penalti yang gagal dihalau oleh Cillessen.

Belanda mencoba mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-65, Memphis Depay menyundul umpan silang Donny van de Beek. Arahnya sudah pas, tapi belum membuahkan hasil.

Portugal membahayakan gawang belanda lagi pada menit ke-80. Bruno Fernandes melakukan tendangan jarak jauh kaki kanan, masih aman di tangan Cillessen.

Hingga 10 menit sisa pertandingan tak ada lagi gol tambahan kendati ada beberapa peluang yang diciptakan Portugal atau Belanda. Portugal mengunci gelar juara UEFA Nations League dengan skor akhir 1-0.

Susunan Pemain

Portugal: Patricio; Semedo, Fonte, Rúben Dias, Guerreiro; Danilo, William Carvalho (Neves 90), Bruno Fernandes (Moutinho 81); Bernardo Silva, Ronaldo, Guede (Rafa 75)

Belanda: Cillessen; Dumfries, Van Dijk, De Ligt, Blind; Wijnaldum, De Jong, De Roon (Luuk de Jong 81); Bergwijn (van De Beek 60), Depay, Babel (Promes 46) [dtk]

Komentar

Sepak Bola

Trofi Internasional: Cristiano Ronaldo Dua, Messi Nol

Diterbitkan

pada

Penyerang Portugal, Cristiano Ronaldo mencium piala UEFA Nations League saat berhasil menjuarainya usai mengalahkan Belanda dalam pertandingan final di Estadio do Dragao, Porto, Portugal, 10 Juni 2019. Action Images via Reuters/Carl Recine

VAZNEWS.COM – Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo berhasil membawa Portugal menjuarai UEFA Nations League. CR7 secara otomatis menambah koleksi trofi Internasionalnya. Lalu bagaimana dengan messi?


Trofi Internasional: Cristiano Ronaldo Dua, Messi Nol.  Cristiano Ronaldo akhirnya menambah koleksi trofi internasionalnya setelah membantu Portugal menjuarai UEFA Nations League. CR7 kini mengoleksi dua trofi dilevel senior dan sementra Lionel Messi nol trofi.

Portugal mengalahkan Belanda dengan skor tipis 1-0 dalam laga final UEFA Nations League, Senin (10/6/2019) dinihari WIB. Gol tunggal Portugal dalam laga tersebut dibuat Goncalo Guedes di menit 60.

Meski tak membuat gol di final, Cristiano Ronaldo punya peran besar dalam sukses Timnas Portugal. Dia membuat hat-trick pada laga semifinal, yang mengantar negaranya meraih kemenangan atas Swiss dengan skor 3-1.


Baca Juga:


UEFA Nations League menjadi trofi internasional kedua yang dimenangi Ronaldo dan Timnas Portugal. Tiga tahun lalu mereka menjadi juara Piala Eropa 2016 yang dilangsungkan di Prancis.

Keberhasilan Ronaldo bersama Portugal ini belum mampu diimbangi Lionel Messi. Meski meraih sukses besar di Barcelona, Messi belum mempersembahkan gelar internasional (level senior) untuk Timnas Argentina.

Messi sudah mengantar Albiceleste ke final Piala Dunia 2014 dan tiga final Copa America. Tapi baru sampai di situlah capaian terbaik dia.

Trofi Internasional: Cristiano Ronaldo Dua, Messi Nol. Di musim panas ini Messi punya kesempatan lain untuk memberi Argentina trofi internasional. Dia kembali tampil di Copa America 2019, yang dilangsungkan di Brasil pada 14 Juni sampai 7 Juli. [dtk]

Prev post

Lanjut Baca

Sepak Bola

UEFA Nations League, Inggris Kunci Posisi Ketiga

Diterbitkan

pada

Timnas Inggris usai mengunci peringkat ketiga di ajang UEFA Nations League. The Three Lions menang adu penalti 6-5 atas Swiss. (Foto: Rafael Marchante/Reuters)

VAZNEWS.COM – Timnas Inggris berhsil finis ketiga di ajang UEFA Nations League. The Three Lions menang lewat adu penalti 6-5 atas Swiss.


UEFA Nations League, Inggris Kunci Posisi Ketiga. Dalam pertandingan di Estadio D. Afonso Henriques, Minggu (9/6/2019) malam WIB, Swiss bermain imbang pada babak pertama.

Dalam data yang dilansir oleh ESPN FC, Swiss lebih banyak melakukan percobaan. Ada lima percobaan yang dilepaskan.

Rinciannya, tiga tembakan Swiss melenceng, satu diblok, dan satu lainnya tepat sasaran. Percobaan yang menemui bidang dibukukan pada menit ke-11. Tendangan Remo Freuler dari jarak jauh menjadi kans Swiss itu.

Sementara itu, Inggris mampu mencatatkan sebanyak tiga percobaan. Yang pertama pada menit kedua, usaha Harry Kane masih aman di tangan Yann Sommer.

Jalannya Pertandingan

Usaha tepat sasaran dilakukan oleh Raheem Sterling pada menit ke-14. Satu percobaan lain dilepaskan oleh Dele Alli pada menit ke-35, tak mengarah ke gawang.

Pasca restart, Swiss mengancam lagi pada menit ke-47. Tembakan jarak jauh Remo Freuler meneruskan umpan Haris Seferovic tak mencapai sasaran.

Baca Juga: Kalahkan Belanda, Portugal Juara UEFA Nations League

Tendangan Granit Xhaka sembilan menit kemudian meneruskan umpan dari Xherdan Shaqiri masih belum membuahkan gol karena mentah di tangan Jordan Pickford.

Steven Zuber menyia-nyiakan peluang Swiss pada menit ke-69. Tendangan kaki kanannnya dari luar kotak penalti melesat jauh.

Inggris membalas pada menit ke-74. Sundulan Raheem Sterling meneruskan umpan silang Trent Alexander-Arnold juga masih melesat.

Gol Inggris pada menit ke-84 dianulir! Callum Wilson yang menjaringkan bola, sudah melakukan perayaan. Umpan silang Sterling di disundul Alli, bolanya membentur mistar. Wilson bisa menyambar bola reboun.

Wasit mendapatkan panggilan untuk melihat video assistant referee, pengadil asal Romania, Ovidiu Hategan, memutuskan untuk tak mengesahkan gol Inggris.

Sebelum merangsek ke muka gawang, Wilson dinyatakan melanggar pemain Swiss, Manuel Akanji. Hingga laga selesai tak ada gol, pertandingan lanjut ke babak tambahan.

Inggris mendapatkan tiga peluang emas pada babak pertama waktu tambahan. Sepakan kaki kiri Sterling pada menit ke-97 belum bersarang ke gawang Swiss.

Dua menit berselang, kans ganda dari Sterling dan Alli juga belum berbbuah gol. Wilson gagal meneruskan umpan matang Alexander-Arnold Arnol menjadi gol pada menit ke-107. Gangguan dari pemain belakang Swiss membuat peluang itu cuma berbuah tendangan sudut.

Tendangan bebas Sterling pada menit ke-117 masih membentur mistar. Inggris seakan tak dinaungi dewi fortuna dalam laga melawan Swiss ini. Hingga babak tambahan habis, belum ada gol. Laga lanjut sampai babak penalti.

Adu Pinalti Inggris vs Swiss

Harry Maguire menjadi penendang pertama Inggris, sukses menjaringkan bola ke kiri gawang Sommer. Swiss menyamakan kedudukan via Steven Zuber.

Ross Barkley algojo kedua Inggris, juga menjaringkan bola. Granit Xhaka bisa menaklukkan Pickford dengan mengarahkan bola ke arah kanan. Skor 2-2.

Sancho membawa Inggris unggul lagi, Akanji dengan mulus menyamakan kedudukan. Sterling tak menyia-nyiakan peluang kali ini. Tendangannya masuk, Inggris unggul 4-3. Skor kembali sama setelah Kevin Mbabu juga menjaringkan bola.

Pickford penendang kelima Inggris, juga bisa bikin gol. Fabian Schar kembali bikin kedudukan jadi imbang. Eric Dier mencetak gol keenam Inggris dalam adu kiper. Tendangan Josip Dimic sukses di tepis Pickford, Inggris menang adu penalti 6-5.

Dengan hasil ini, Inggirs berhasil menempati peringkat tiga UEFA Nations League. Inggris Kunci Posisi Ketiga.

Susunan Pemain

Swiss: Sommer, Schar, Akanji, Elvedi, Mbabu, Xhaka, Freuler, Rodriguez (Dimic 87), Fernandes (Zakaria 61), Shaqiri (Zuber 65), Seferovic (Okafor 113)

Inggris: Pickford, Alexander-Arnold, Maguire, Gomez, Rose (Walker 70), Dier, Delph (Barkley 106), Alli, Lingard (Sancho 106), Sterling, Kane (Wilson 75) [dtk]

 

Lanjut Baca

Liga Champions

Jelang Final Liga Champions, Mohamed Salah Komentari Harry Kane

Diterbitkan

pada

Photo: © Disediakan oleh Sky Sports

VAZNEWS.COM – Partai puncak Liga Champions 2019 akhirnya mempertemukan dua klub Liga Primer Inggris, Liverpool vs Tottenham Hotspur. Jelang Laga Mohamed Salah sindir Harry Kane.


Jelang Final Liga Champions, Mohamed Salah Komentari Harry Kane. Mohamed Salah berbicara soal Harry Kane jelang final Liga Champions yang mempertemukan Tottenham Hotspur vs Liverpool. Striker Mesir itu menyindirnya.

Salah, penyerang Liverpool, akan bersaing dengan Kane untuk menjuarai Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Sabtu (1/6/2019) waktu setempat atau Minggu (2/6/2019) dini hari WIB.

Kane dan Kane merupakan dua striker tajam di Inggris dalam beberapa musim terakhir. Kane merupakan topskorer di Liga Inggris pada musim 2015/2016 dengan 25 gol dan 2016/2017 (29). Semusim berselang, Salah datang dan langsung merebut sepatu emas dengan mencetak 32 gol pada musim 2017/2018 dan 22 gol di musim 2018/2019.

Jelang final Liga Champions, Salah dimintai tanggapannya soal Kane. Salah menyindir ketajaman Kane yang tersalip olehnya, dan berharap Tottenham memainkannya di final Liga Champions agar bisa bersaing.

Mohamed Salah Komentari Harry Kane

“Saya merasa jika dia pemain dan kami akan siap. Ini kompetisi yang bagus saat bermain menghadapi yang terbaik di pertandingan,” kata Salah saat diwawancara BT Sport.

“Kane adalah pemain yang bagus, dia membuktikannya bertahun-tahun. Dia top skorer untuk timnya, sepakbola Inggris…sebelum saya datang,” Salah melanjutkannya, kemudian tertawa.

“Saya minta maaf. Ya, bagus untuk berada di final, itu sesuatu yang bagus untuk memacu saya lebih baik lagi,” sambungnya. [dtk]

Prev post

Lanjut Baca

Trending