Media Sosial VAZnews.com

Hukum

Kawal Dana Covid-19, Jokowi Beri Peringatan Kepada Para Pejabat

Diterbitkan

|

Kawal Dana Covid-19, Jokowi Beri Peringatan Kepada Para Pejabat
Photo: © Disediakan oleh Sindonews

VAZNEWS.COM – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan kepada seluruh pejabat publik. Ia mengatakan agar tidak terperosok terhadap tindakan korupsi dana penanggulangan pandemik virus corona baru (Covid-19).


[the_ad id=”1235″]

Kawal Dana Covid-19, Jokowi Beri Peringatan Kepada Para Pejabat. Masyarakat sipil diminta untuk mengawasi dan kawal dana Covid-19 yang akan direalisasikan oleh pejabat setempat.

Ketika membuka Rakornas Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Senin lalu 15 Juni 2020. Jokowi meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas jika ada pejabat yang nekat mengkorupsi dana pemulihan Covid-19 sebesar Rp 677,2 Triliun itu.

Merespons peringatan Jokowi itu, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Sunanto mengatakan saat ini gerakan pencegahan tindakaan penyelewengan yang dilakukan pemerintah harus didukung oleh gerakan bersama masyarakat sipil.


Baca Juga:


Struktur organisasi sipil yang menyentuh basis terbawah harus berfungsi mengawal kucuran dana Covid-19 agar terealisasi sesuai dengan peruntukannya.

“Masyarakat sipil juga harus turut membantu kerja pemerintah. Keterlibatan masyarakat sesuai mekanisme pelaporan yang diatur negara sangat diperlukan agar sesuai sasaran dan tidak memberi ruang pada oknum-oknum yang akan memanfaatkan kesempatan untuk kepentingan pribadi,” ungkap Cak Nanto pada, Selasa 16 Juni 2020.

Mengutip dari Rmolid, lebih lanjut dikatakan oleh Cak Nanto yang meminta kepada pemerintah untuk memberikan informasi secara gamblang terkait pengalokasian anggaran penanganan Covid-19. Bila pemerintah memberikan informasi lengkap. Kemudian masyarakat pun akan memahami kemana saja aliran gelontoran dana yang sangat besar itu.

“Saya rasa negara mencium gelagat adanya oknum yang berupaya mengambil keuntungan dari anggaran Covid-19. Kemudian dari pada itu peringatan Presiden harus menjadi warning serius agar transparansi anggaran terimplementasi secara maksimal,” kata Cak Nanto.

Baca Juga: Jokowi Akan Digugat Secara Hukum Jika Tak Turunkan Harga BBM

[the_ad id=”1235″]

Pada rapat terbatas (Ratas) sebelumnya, pada Rabu 3 Juni 2020 lalu. Jokowi meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk terlibat dalam mengawasi pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional.

“Saya ingatkan agar program pemulihan ekonomi harus dilakukan secara hati-hati dan transparan. Harus akuntabel, serta mampu mencegah terjadinya resiko moral hazard, ini penting sekali.” Demikian peringatan Jokowi dalam rapat terbatas (Ratas) virtual pada, Rabu 3 Juni 2020.

Comments

Trending