Terhubung dengan VAZnews.com

Sepak Bola

Kembalinya Buffon Ke Juventus Sungguh Tak Terduga

Diterbitkan

pada

Photo: © Irish Mirror (Julian Finney)

VAZNEWS.COM – Gianluigi Buffon sempat merumput di ligue 1 Prancis bersama PSG selama satu musim. Kembalinya Buffon memperkuat Juventus Sungguh tak terduga.


Kembalinya Buffon Ke Juventus Sungguh Tak Terduga. Gianluigi Buffon memutuskan untuk kembali ke Juventus. Tak ada yang menduga reuni keduanya bisa terjadi di musim ini.

Buffon meninggalkan Juventus dan pindah ke Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 2018. Setahun di Prancis, kiper berusia 41 tahun itu kini kembali berseragam Si Nyonya Tua pada bursa transfer kali ini.

Juventus memang bersejarah bagi Buffon. Bianconeri sempat dibelanya sejak 2001 hingga 2018 dan mempersembahkannya puluhan trofi selama kurun waktu tersebut.


Baca Juga:


Reuni ini diklaim agen Buffon, Silvano Martina, merupakan suatu hal yang tak terduga. Pasalnya, tawaran Juventus datang ketika Buffon sedang mengevaluasi tawaran beberapa klub lain.

“Kembalinya (Gianluigi Buffon) ke Juventus sungguh tak terduga. Kami sedang mengevaluasi tawaran dari yang lain ketika panggilan datang dari Juventus. Ketika saya bicarakan itu dengannya, hanya itu solusi yang ideal baik secara emosional dan keluarga,” ujar Martina kepada Radio Bianconera, yang dilansir Football-Italia.

“Kembali ke Juventus, untuk seseorang yang selalu menjadi pendukung Bianconeri, benar-benar hal terbaik yang bisa dia harapkan.”

Baca Juga: Sempat Dibantai 5-0 di Fase Grup, Lalu Seperti Apa Final Brasil vs Peru?

“Karena itu, saya sangat senang dia sempat ke PSG. Jika dia pensiun tahun lalu, dia tidak akan kembali ke Juventus. Itu pengalaman yang menyenangkan di Paris,” ungkap Martina. [dtk]

Komentar

Sepak Bola

Bungkam Peru 3-1, Brasil Juara Copa America 2019

Diterbitkan

pada

Brasil menang 3-1 atas Peru. (AFP/Carl De Souza)

VAZNEWS.COM – Tim nasional (timnas) sepak bola Brasil berhasil meraih trofi Copa America 2019 setelah membungkam Peru 3-0 di partai final. Bagi Brasil ini merupakan titel ke-9 meraka di Copa America.


Bungkam Peru 3-1, Brasil Juara Copa America 2019. Timnas Brasil sukses menjuarai Copa America 2019 dengan bertindak sebagai tuan rumah. Di partai final, Tim Samba berhasil menang 3-1 atas Peru.

Bertanding di Estadio do Maracana, Rio de Janeiro, Minggu (7/7/2019) waktu setempat atau Senin (8/7) dini hari WIB, Brasil mencetak gol tebih dulu melalui gol Everton di menit ke-15.

Peru kemudian menyamakan skor menjadi satu sama lewat penalti Jose Paolo Guerrero di menit ke-44. Namun, Selecao kembali memimpin 2-1. Memasuki injury time babak pertama Brasil sukses mencuri gol lewat aksi Gabriel Jesus.


Baca Juga:


Di babak kedua, Brasil sempat bermain dengan 10 orang menyusul kartu kuning kedua yang diterima Gabriel Jesus. Naas bagi Peru, Brasil mampu menambah satu gol lagi lewat tendangan penalti dari Richarlison. Penalti itu didapat menyusul dilanggarnya Everton di kotak terlarang.

Kemenangan 3-1 itu memastikan Brasil menjadi juara Copa America 2019. Peru harus puas menjadi runner up, sementara tempat ketiga diraih oleh Argentina yang berhasil menang 2-1 atas Chile.

Susunan Pemain

Brasil: Alisson Becker, Dani Alves, Marquinhos, Thiago Silva, Alex Sandro, Arthur, Casemiro, Gabriel Jesus, Coutinho (Eder Militao 77′), Everton (Allan 90′), Firmino (Richarlison 75′)

Peru: Gallese, Trauco, Abram, Zambrano, Advincula, Yotun (Raul Ruidiaz 78′), Tapia (Christopher Gonzales 82′), Carrillo (Andy Polo 86′), Cueva Flores, Pablo Guerrero

Sebelumnya

Lanjut Baca

Sepak Bola

Tuding Ada Pengaturan Brasil Juara Copa, Messi Bisa Dihukum 2 Tahun

Diterbitkan

pada

Foto: Reuters

VAZNEWS.COM – Kapten tim nasional (timnas) Argentina, Lionel Messi melontarkan tuduhan serius terkait Copa America 2019. Mereka tidak membiarkan kami berada di final, korupsi, wasit dan semua membuat orang tidak menikmti sepak bola, kata Messi.


Tuding Ada Pengaturan Brasil Juara Copa, Messi Bisa Dihukum 2 Tahun. Lionel Messi bisa saja dijatuhi hukuman berat akibat tuduhan korupsi dan pengaturan Brasil jadi juara Copa America 2019. Federasi sepak bola Benua America, CONMEBOL bisa melarang Messi main dua tahun.

Protes dan tudingan keras itu diucapkan Messi usai ia mendapat kartu merah dalam perebutan tempat ketiga Copa America 2019. Dalam laga yang dimenangkan Argentina dengan skor 2-1 tersebut, Messi diusir keluar lapangan pada menit 37.

Gary Medel, yang jadi lawan seteru Messi di tengah lapangan, juga kena kartu merah. Akibat kejadian ini Messi menolak mengambil mendali perunggu haknya.


Baca Juga:


“Kami tidak harus menjadi bagian dari korupsi ini, dari kurangnya rasa hormat yang kami derita selama Copa America ini. Kami menginginkan lebih dan mereka tidak membiarkan kami berada di final, korupsi, wasit, dan semua yang bikin orang untuk tidak menikmati sepakbola,” kata Messi usai pertandingan.

Tudingan serius tersebut sudah ditanggapi oleh CONMEBOL. Mereka membantah semua tudingan yang dilontarkan Messi dan menganggap Messi tidak memberi hormat pada kompetisi dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Meski tidak menyampaikan peluang adanya sanksi, namun Messi ternyata bisa dijatuhi hukuman atas tudingannya. Dikutip dari AS, ada aturan yang melarang tindakan penyerangan verbal dan menghina CONMEBOL, baik otoritas maupun ofisial.

Baca Juga: Kembalinya Buffon Ke Juventus Sungguh Tak Terduga

Masih dikutip dari AS, Messi bisa saja dijatuhi hukuman larangan bermain selama dua tahun oleh CONMEBOL. Itu artinya dia tidak akan bisa memperkuat Argentina di Kualifikasi Piala Dunia 2022, juga berpeluang absen pada 2020 yang dilangsungkan di Argentina dan Kolombia. [dtk]

Lanjut Baca

Sepak Bola

Buffon Memilih Nomor 77 Meskipun Ditawari Nomor 1 Oleh Szczesny

Diterbitkan

pada

Photo: © Twitter @juventusfcen

VAZNEWS.COM – Gianluigi Buffon resmi kembali ke Juventus dan akan mengenakan nomor punggung 77. Meskipun ditawari nomor 1 oleh Szczesny, ia tetap pada pilihannya dan mengatakan nomor pilihannya memiliki sejarah dalam karirnya.


Buffon Memilih Nomor 77 Meskipun Ditawari Nomor 1 Oleh Szczesny. Gianluigi Buffon memilih mengenakan nomor punggung 77 usai kembali ke Juventus. Ada cerita tentang angka yang dipilih kiper berusia 41 tahun tersebut.

Buffon memutuskan kembali ke Juventus, setelah tahun lalu meninggalkannya untuk bergabung dengan Paris saint-Germain. Kembali ke Turin, Buffon tak lagi mengenakan nomor identiknya.

Sebelumnya, sejak 2001 hingga 2018, Buffon mengenakan nomor punggung 1 di Juventus. Kini, Buffon memilih nomor 77, nomor yang sempat ia kenakan di Parma.


Baca Juga:


Alasannya, tentu saja, karena nomor 1 Buffon kini sudah dipakai Wojciech Szczesny sejak musim lalu. Selain itu, angka 77 rupanya juga bersejarah bagi Buffon.

“Saya berpikir tentang nomor 77, itu merepresentasikan sejarah saya. Saya punya nomor ini di Parma dan memberi saya keberuntungan. Saya sangat menyukainya,” ungkap Buffon.

“saya berterima kasih kepada Szczesny dan Chiellini yang menawarkan kepada saya jersey nomor 1 dan ban kapten. Namun, saya tidak kembali untuk mengambil sesuatu dari seseorang atau merebutnya lagi,” ungkap kiper asal Italia tersebut.

Sejarah Nomor 77 Buffon

Nomor 77 sendiri memang bersejarah bagi Buffon. Nomor itu awalnya tidak dilirik Buffon ketika di Parma, namun akhirnya dipakai karena sebuah keterpaksaan.

Pada musim 2000/2001, Buffon memilih menggunakan nomor 88 di Parma. Nomor itu rupanya menimbulkan kontroversi, karena dikonotasikan dengan simbol Neo-Nazi. Nomor 88 dianggap representasi dari alfabet HH atau Heil Hitler (salut untuk Adolf Hitler).

Buffon mengaku tak sadar nomor 88 identik dengan Nazi. Ia memilih angka 88 karena menganggapnya simbol kebangkitan di Italia. Dengan nomor 88, Buffon bertekad bangkit setelah gagal membela Timnas Italia di Piala Eropa 2000 karena cedera patah tangan.

“Dan musim ini saya harus memiliki bola untuk mendapatkan kembali tempat saya di tim Italia,” ujar Buffon, seperti dilansir Guardian edisi 8 September 2000.

Buffon juga menjelaskan, awalnya dirinya malah ingin mengenakan nomor 00. “Namun, liga bilang ke saya itu tak mungkin. Saya juga mempertimbangkan nomor 01, tapi itu dinilai bukan angka yang tepat,” jelasnya.

Akhirnya Buffon mengenakan nomor 77 di penghujung kariernya di Parma. Nomor yang mengantarnya pindah ke Juventus dan menjadi legenda Si Nyonya Tua. [dtk]

Lanjut Baca

Trending