Media Sosial VAZnews.com

Nasional

Kemelut BPJS Kesehatan, Fahri Pertanyakan Keseriusan Pemerintah

Diterbitkan

|

Kemelut BPJS Kesehatan, Fahri Pertanyakan Keseriusan Pemerintah
Photo: © Disediakan oleh wartakota

VAZNEWS.COM – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mendesak pemerintah untuk segera mencari solusi perbaikan dari permasalahan defisit biaya BPJS Kesehatan. Menurutnya, ini sudah terjadi betahun-tahun dan tidak ditemukan jalan keluarnya.


[the_ad id=”1235″]

Kemelut BPJS Kesehatan, Fahri Pertanyakan Keseriusan Pemerintah. Fahri Hamzah pertanyakan keseriusan pemerintah dalam mengelola biaya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Fahri menuturkan bahwa harus ada sebuah terobosan secara sistemik agar masalah yang bersifat mulfaktorial ini dapat diselesaikan.

“DPR memberikan perhatian khusus terhadap permasalahan dalam penyelenggaraan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) selama kurun waktu 5 tahun ini.

Terutama terkait defisit dana jaminan sosial atau permasalahan JKN yang dikelola BPJS ini bersifat multifactorial, sehingga perlu segera dilakukan perbaikan secara sistemik,” kata Fahri Hamzah di Jakarta, Rabu (28/8/2019).


Baca Juga:


Fahri pun mendesak pemerintah untuk melakukan langkah-langkah perbaikan sistem JKN agar dapat dapat berlangsung dalam janga waktu yang panjang.

“Kami juga sudah mendesak pemerintah untuk melakukan langkah-langkah percepatan perbaikan sistem JKN, termasuk mempertimbangkan bauran kebijakan untuk dijadikan kebijakan permanen yang jangka panjang dalam rangka menekan defisit JKN,” ujarnya.

Fahri menilai perlunya mengkaji rasionalisasi antara manfaat yang seharusnya diterima para peserta dengan biaya iuran yang dikeluarkan oleh peserta.

Karena itu DPR mengharapkan adanya pembahasan yang komprehensif terhadap keseluruhan permasalahan JKN termasuk laporan tindak lanjut atas hasil kesimpulan rapat kerja yang lalu.

[the_ad id=”1235″]

Baca Juga: Jokowi Pindahkan Ibu Kota, Fahri: Sekitaran Presiden Banyak Penjilat

“Perlu pemaparan terkait grand design penataan JKN dan peta jalannya dengan harapan adanya kesepahaman tentang bagaimana kita menjaga kesinambungan program nasional ini yang merupakan pengejawantahan dari amanat konstitusi dan undang-undang,” tutupnya


Source: Artikel asli

Comments

Trending