Terhubung dengan VAZnews.com

News

Komentar AA Gym Soal Polemik Istilah Kafir

Diterbitkan

pada

VAZNEWS.COM – Rekomendasi munas alim ulama NU yang mengatakan tidak boleh menyebut kata kafir kepada non muslim menuai menuai kritik dan kontroversi dimasyarakat. AA Gym turut mengomentari polemik kata kafir.


Komentar AA Gym Soal Polemik Istilah Kafir. Sidang Komisi Bahtsul Masail Maudluiyyah, Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama. Saksikan Komentar AA Gym Soal Polemik Istilah Kafir.

Sidang tersebut menghasilkan rekomendasi yang menyarankan agar Warga Negara Indonesia yang beragama non-muslim tak lagi disebut sebagai kafir. Karena menurut para ulama kata kafir dianggap mengandung unsur kekerasan teologis.

“Karena itu para kiai menghormati untuk tidak gunakan kata kafir tetapi muwathinun atau warga negara, dengan begitu status mereka setara dengan warga negara yang lain,” kata Pimpinan Sidang Komisi Bahtsul Masail Maudluiyyah, Abdul Moqsith Ghazali, di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Banjar, Jawa Barat, Kamis 28 Februai 2019.

AA Gym Soal Polemik Istilah Kafir.

Komentar

Nasional

14.520 Lansia di Jakarta Mulai Terima Rp 600 Ribu per Bulan

Diterbitkan

pada

Photo: © Disediakan oleh poskotanews

VAZNEWS.COM – Gubernur Jakarta Anies Baswedan secara simbolis membagikan 12.141 Kartu Lansia Jakarta (KLJ) di RPTRA Pulo Gundul Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat.


14.520 Lansia di Jakarta Mulai Terima Rp 600 Ribu per Bulan.  Pembagian akan dilakukan bertahap hingga ditargetkan tersalurkan ke yang berhak sebanyak 14.520 KLJ tahun ini.

“Para lansia ini akan menerima Rp 600 ribu per bulan, dan yang dibagikan sekarang ini dirapel dua bulan. April dan bulan Mei. Mereka menerima Rp 1,2 juta bulan ini,” kata dia, Selasa (8/5).

Anies mengatakan, ada beberapa kriteria penerima program KLJ ini. Mereka yang menerima KLJ harus berusia di atas 60 tahun, harus tinggal di Jakarta, dan tidak memiliki penghasilan tetap atau miskin sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan dasarnya.

Selain itu, lanjut Anies, mereka yang memiliki penyakit menahun juga berhak mendapat KLJ, serta tidak bisa melakukan kegiatan, dan juga warga telantar. Program ini merupakan salah satu dari janji kampanye dan program prioritas Anies-Sandi saat kampanye Pilkada DKI Jakarta lalu.


Baca Juga:


“Saya sampaikan pada semua bahwa nomor satu layani orang tua ini dengan sepenuh hati, dengan baik hati dan pastikan mereka semua bahagia dalam prosesnya,” ujar dia.

Pendistribusian KLJ hari ini, Selasa (8/5), diperuntukkan bagi 2.903 penerima yang dilaksanakan serentak di 13 titik lokasi Jakarta Pusat. Untuk wilayah lainnya akan didistribusikan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Sebanyak 919 KLJ akan dibagikan di Jakarta Barat dan 658 KLJ di Jakarta Utara pada Rabu (9/5). Sebanyak 3.894 KLJ akan dibagikan di Jakarta Selatan. Sementara itu, di Jakarta Timur sebanyak 3.531 KLJ dibagikan pada Selasa dan Rabu pekan depan.

Jumlah penerima KLJ tahap I sebanyak 12.141 lansia yang disalurkan mulai 8 Mei 2018. Sementara itu, tahap II akan disalurkan menjelang Hari Raya Idul Fitri kepada 2.379 lansia sehingga jumlah keseluruhan mencapai 14.520 lansia.

Lansia penerima KLJ merupakan penduduk Provinsi DKI Jakarta yang telah terdaftar dan ditetapkan dalam Basis Data Terpadu (BDT) pada desil dengan kondisi status sosial-ekonomi terendah (desil 1) serta bertempat tinggal/berdomisili di Provinsi DKI Jakarta.

Untuk lansia yang merupakan penduduk Provinsi DKI Jakarta, tetapi belum terdaftar dan ditetapkan dalam BDT, dapat secara aktif mendaftarkan diri atau didaftarkan melalui lurah atau SKPD/UKPD terkait dalam pelaksanaan pemutakhiran BDT.

KLJ berbentuk kartu ATM yang diterbitkan oleh Bank DKI yang dapat digunakan untuk kebutuhan transaksi oleh pemegang kartu, terkait dengan program bantuan sosial Pemenuhan Kebutuhan Dasar di Provinsi DKI Jakarta.


Baca Juga:


Para pemegang KLJ telah dibukakan rekening Tabungan Monas Bank DKI secara massal dan dapat digunakan secara tunai dan nontunai melalui ATM dan EDC, untuk berbagai pemenuhan kebutuhan dasar. Selain itu, KLJ juga berfungsi untuk mengakses program subsidi Pemprov DKI Jakarta, yaitu subsidi pangan murah dan transportasi Transjakarta gratis.

Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi mengatakan, dana yang diterima setiap lansia terhitung bulan April 2018. Berikutnya, kata dia, dana KLJ dicairkan setiap tanggal 5 per bulannya. Pada saat lansia melakukan pengambilan KLJ, Bank DKI akan menyerahkan kartu ATM beserta PIN dengan persyaratan setiap lansia membawa undangan dari Dinas Sosial, KTP, dan KK asli dan foto kopi.

“Kita memang enggak memberikan buku tabungan. Tapi kalau dibutuhkan catatan print out-nya itu bisa,” ujar dia.

Namun, saat ini belum semua kartu diaktivasi pada saat pendistribusian. Untuk penerima KLJ yang telah melengkapi berkas, kartu tersebut akan aktif selambat-lambatnya satu pekan setelahnya dan dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Para penerima KLJ disarankan melakukan penarikan melalui ATM Bank DKI sebab penarikan dana KLJ di mesin ATM bank lain akan dikenakan biaya sesuai dengan ketentuan bank yang berlaku. Penerima KLJ diimbau senantiasa berhati-hati dan waspada serta tidak memberikan PIN kepada orang lain yang tidak berkepentingan.


Source: Artikel asli

Sebelumnya

Lanjut Baca

Opini

Tetap Cinta atau Sayonara Prabowo? Atau Manggungkan Anies?

Diterbitkan

pada

VAZNEWS.COMTetap Cinta atau Sayonara Prabowo? Atau Manggungkan Anies?. Pepih Nugraha, alinea terakhir dari tulisan pepih yang ber, “Hahaha Cuma Cuma”. Sangat memikat hatiku, sehingga membuat aku mengambilnya jadi judul tulisanku,

TETAP CINTA PRABOWO? SAYONARA PRABOWO ? ATAU MANGGUNGKAN ANIES.

Sebelum melanjutkan tulisan ini, aku mau mengucapkan terima kasih, karena Pepih sudah jalan-jalan ke temlen kami. Semoga bahagia dengan ber”hahaha”nya. Juga berterima kasih, Pepih sudah masuk ke bilik opini kami dan melihat bahwa penghuni bilik opini itu para Korban Pemberangusan FB!

Pada tanggal 19 Juni 2019, aku membuat WAG “Korban Pembrangus FB”. Dari bincang-bincang disana, akhirnya tanggal 27 Juni, kami ketemuan dan sepakat membentuk Bilik dalam sebuah web tempat kami menyampaikan opini kami. Tanggal 15-07-2019 jam 07. Bilikopini.com kami luncurkan.

Jadi kami terbentuk bilikopini.com bukan karena kecewa pada pertemuan Prabowo Jkw di MRT Lebak Bulus. Tapi perasaan senasib, karena Pemberangusan Akun kami di FB. Dan kami tidak perlu melakukan tindakan heroik seperti anjuran pepih dengan mengucapkan, Aufwieder sehen, Mark! Karena kami tahu, ini bukan kebijakan Mark!


Baca Juga:


Berawal dari rasa kaget ! Gara-gara akunku yang telah berusia 10 tahun 5 bulan, hilang! Postingan terakhirku disana, tentang kunjunganku ke polda metro jaya membezuk Ratna Sarumpaet!

Begitu marahkah kalian, pada seorang Ratna Sarumpaet!!!!???? Yang hanya satu kali berbohong dan kebohongannya itu tidak merugikan APBN ! Sementara orang yang berkali-kali bohong dan membuat ekonomi gagal meroket dan nyungsep, hancur !!! Hutang menumpuk luar biasa, tagihan BPJS yg tak terlunasi, dana haji di pakai, harga sembako meningkat ! TDL naik berkali-kali, BBM naik berkali-kali, tarif tol naik dan naik lagi! Kalian sanjung-sanjung!

Kekagetan itu berubah marah !!!. Aku harus berbagi marah ini kepada teman-teman yang juga diberangus akunnya di FB. Jadilah kami segerombolan para Korban Pemberangusan FB. Hingga akhirnya kami sepakat, membuat sebuah bilik tempat kami berbagi beropini. Jadi bukan karena kecewa pada pertemuan Prabowo dan JKW di MRT Lebak Bulus.

Aku merasa senang sekali karena Pepih mendapat hiburan cuma-cuma, paska pertemuan PS -Jkw setelah jalan-jalan ke temlen kami.

Sama seperti Pepih, kami juga merasa senang, mendapat hiburan cuma-cuma yang sudah kami ramalkan akan terjadi, yaitu rebutan kursi diantara koalisi yang Pepih dukung.

Dan “Hahaha Cuma-cuma” kami itu, bagaikan bibit dinamit tawa yang siap meledak dengan terjadinya pertemuan PS – JKW di MRT Lebak Bulus!!!. Akankah mereka kehilangan kursi yang sudah mereka idam-idamkan? Berapa banyak mereka akan kehilangan kursi paska pertemuan PS Jkw???

Kursi apa sajakah ? BUMN kah untuk Sandi yang pakar membenahi perusahan rusak ? Agar Garuda, Pertamina, Krakatau Steel, Bank2 BUMN dll, kembali sehat dan menghasilkan keuntungan yang bagus dan bisa bersaing dengan perusahaan Tingkat Internasional.

MENKEU kah untuk Rizal Ramli yang pakar Keuangan ? Fadli zon, Sudirman Said, Chusnul Mar’iyah, Rocky Gerung, dapat kursi jugakah ? Hahahahaaaaaa … membayangkan kegalauan mereka saja sudah bikin ketawa ngakak cuma cuma!

Hahahahahaahaaaaa … Sesama mereka saja, sudah rebutan kursi! Setelah bergabungnya PD dan PAN, kegalauan mereka semakin tidak bisa disembunyikan lagi ! Apalagi dengan masuknya Gerindra !!! Sungguh “Hahahahaaa yang cuma-cuma untuk kami…


Baca Juga:


Jika diukur tingkat “Hahahaaaa kami dengan Pepih, sepertinya lebih ngakak Hahahaaaa kami dibandingkan Hahaha Pepih.

Kami pendukung pak Prabowo ! Bukan Pengikut pak Prabowo. Selagi kebijaksanaan dan keputusan yang diambil pak Prabowo sejalan dengan pemikiran kami, akan kami dukung. Tapi jika tidak sejalan, maka akan kami kritik untuk masukan agar pak Prabowo tahu, dasar-dasar keberatan kami atas keputusan beliau.

Jika kemudian kami dapatkan kebijaksanaan atau keputusan pak Prabowo itu adalah yang terbaik untuk negeri ini, tentu kami akan dukung kembali pak Prabowo. Dan semua itu karena kami mencintai pak Prabowo.

Tetapi jika ternyata keputusan pak Prabowo itu benar-benar melukai rasa kemanusiaan kami karena bersama pemilu ini, ada sekitar 700 nyawa melayang. Akankah sia-sia ??.

Maka kami akan berkata, Sayonara Pak Prabowo.

Disinilah perbedaan cebong dan kampret yang tidak diketahui Pepih.

Cebong : Pengikut jokowi

Kampret : Pendukung Prabowo.

Sebagai Pengikut, mereka takut mengkritik orang yang diikutinya karena takut kualat !


Baca Juga:


Sedangkan pendukung, mereka berani mengkritik orang yang didukungnya jika mereka salah menurut ilmu dan pengetahuan dia dan mereka tidak takut kualat karena dasar kritikan mereka adalah, mengingatkan kepada yang hak ! Memberi masukan. Dengan dasar tawashshaubil haq tawashshaubil sabr. Itu adalah suruhan Tuhan Jika kita tidak mau melakukannya, maka kita termasuk golongan orang-orang yang merugi.

Jadi, kami tidak takut kualat. Karena itu suruhan Allah Tuhan kami, lewat ayat Al -Qur’an Al-‘Asr ayat 3.

Pepih menuduh kami, kehilangan bidikan karena jkw manggung 5 tahun lagi dan bukan lagi musuh Pak Prabowo.

Maaf Pepih, pengetahuan anda tentang pak Prabowo terlalu minim. Slogan Pak Prabowo itu adalah, “Satu musuh sudah terlalu banyak”. Jadi pak Prabowo tidak pernah menganggap Jkw sebagai musuh !!!! Anda berhalusinasi berat !! Hahahahaaaaa.

Oh ya … apakah pepih yakin? Jkw akan manggung 5 tahun lagi ? Ingat ! Dia belum dilantik ! Dan umur, siapa yang bisa menebak dengan tepat?

Aku ingin tutup catatan saya ini dengan membahas kekhawatiran pepih yang membuat dia ngakak lagi. Karena menurut pepih, 2024 anies akan manggung dan pak Prabowo ikut nyalon lagi, “Apa gak tengkar sesama teman sendiri, berebut pilih Anies atau Prabowo hohoho ..

Tahun 2024 insya Allah Emak-Emak sudah boleh duduk goyang-goyang kaki dirumah, sambil nonton TV, melihat mas Anies di arak keliling Indonesia oleh para Suporter sepak bola seluruh Indonesia beserta, para milenials.

Dan pak Prabowo, jadi timsesnya yang sudah sangat tahu trik-trik kecurangan lawan yang akan menjegal mas Anies untuk tampil sebagai RI1 ..

Hohoho lagi untuk pepih. (*)


Oleh: Maya Amhar (Aktivis)


Disclaimer : Kanal opini adalah sebuah media warga. Seluruh opini yang dimuat menjadi tanggung jawab penulis. Bagi pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.

Sebelumnya

Lanjut Baca

News

Beredar Rekaman Video Ma’ruf Amin Minta Ahok Dihabisi

Diterbitkan

pada

Photo: © Disediakan oleh Tirto.id

VAZNEWS.COM – Beredar viral rekaman video berisikan ucapan Ma’ruf Amin yang menyatakan Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) merupakan sumber konflik di Indonesia. Karena itu harus dihabisi.


Beredar Rekaman Video Ma’ruf Amin Minta Ahok Dihabisi. Pernyataan itu beredar di jejaring media sosial sepanjang hari ini, Rabu (3/4) dalam bentuk rekaman video berdurasi 28 detik. Belum diketahui dimana dan kapan Ma’ruf Amin menyatakan itu.

“Menurut saya, Ahok itu sumber konflik. Bangsa ini akan konflik, tidak akan berhenti kalau Ahok tidak (tidak dilanjutkan). Maka itu (tidak dilanjutkan, tangan dikepalkan),”

ujar Maruf Amin.


Baca Juga:


“Makanya Ahok itu harus kita habisi. Itu sudah pakainya fiqul siasah (fikih politik),”

tambah Ma’ruf Amin.

Tidak diketahui rekaman tersebut diambil dimana, kapan dan dalam acara apa, namun diduga pernyataan tersebut dikeluarkan Ma’ruf Amin menyikapi kasus silam penistaan agama yang dilakukan Ahok. Saat itu Ma’ruf Amin masih menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Berikut videonya :

Rekaman Video Ma’ruf Amin Minta Ahok Dihabisi


Source: Artikel asli

Sebelumnya

Lanjut Baca

Trending