Temukan VAZnews di

Politik

Menaker Ida Fauziyah: UU Cipta Kerja Untuk Sediakan Lapangan Kerja

Diterbitkan

|

Menaker Ida Fauziyah UU Cipta Kerja Untuk Sediakan Lapangan Kerja
Menaker Ida Fauziyah: UU Cipta Kerja Untuk Sediakan Lapangan Kerja (foto: Merdeka.com)

VAZNEWS.COM – Meski kontroversial dari segi materi, penyusunan hingga pengesahan, Ida Fauziyah selaku Menteri Tenaga Kerja mengklaim Undang-Undang (UU) Cipta Kerja dibutuhkan untuk menjawab tantangan terbesar yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, yaitu mempertahankan dan menyediakan lapangan kerja, pada Senin(5/10).


Menaker Ida Fauziyah: UU Cipta Kerja Untuk Sediakan Lapangan Kerja. Klaim ini disampaikannya dalam diskusi bertajuk “Undang-Undang Cipta Kerja untuk Siapa,” yang digelar secara virtual pada Selasa (13/10).

Ditambahkan lagi, sebelas kluster yang ada dalam beleid tersebut bertujuan guna mereformasi struktural dan mempercepat transformasi ekonomi.


Baca juga:


“Setiap tahun ada 2,4 juta sampai 2,9 juta penduduk usia kerja baru yang masuk ke pasar kerja sehingga membutuhkan lapangan kerja yang sangat mendesak.

Apalagi di tengah pandemi ini, terdapat kurang lebih 6,9 juta pengangguran dan ada 3,1-3,5 juta pekerja yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Ida Fauziyah. Menurut Menteri Tenaga Kerja ini, ada 87 persen dari total penduduk yang bekerja berpendidikan  SMA ke bawah. Dari jumlah itu, sekitar 39 persen berpendidikan sekolah dasar.

Sehingga, Ida menekankan, yang harus didorong adalah menciptakan lapangan kerja baru, terutama di sektor padat karya. Melalui Undang-undang Cipta Kerja, Ida menambahkan bahwa pemerintah berusaha keras untuk menciptakan lapangan kerja baru sebanyak-banyaknya bagi para pekerja serta pengangguran.

Baca Juga: Final! Draf UU Ciptaker Omnibus Law Jadi 812 Halaman. Sudah Baca?

Undang-undang itu dibutuhkan untuk penyederhanaan, sinkronisasi, serta pemangkasan regulasi karena saat ini banyak aturan yang menghambat penciptaan lapangan kerja baru.

Ida menjelaskan Undang-undang Cipta Kerja akan menjadi instrumen untuk mengingkatkan efektivitas birokrasi. Undang-undang tersebut untuk memajukan usaha kecil dan menengah (UKM) serta koperasi sebab Undang-undang Cipta Kerja menawarkan beragam kemudahan berusaha, regulasi dan prosedur yang rumit dipangkas.

Klik tompol ← → (panah) untuk menjelajah!

Comments

Trending