Media Sosial VAZnews.com

Nasional

Menkes Setujui Keputusan Pemprov DKI Jakarta Terkait PSBB

Diterbitkan

|

Menkes Terawan Setujui Keputusan Pemprov DKI Jakarta Terkait Penerapan PSBB
Photo: © Biografiku

VAZNEWS.COM – Demi menyelamatkan nyawa rakyat. Menkes Terawan Agus Putranto dipastikan sudah menandatangani surat persetujuan penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.


[the_ad id=”1235″]

Menkes Setujui Keputusan Pemprov DKI Jakarta Terkait PSBB. Menkes Terawan Agus Putranto telah setujui dan tandatangani keputusan pemprov DKI Jakarta terkait penerapan status PSBB pada Senin 6 April 2020 malam. Artinya, pemerintah pusat telah menyetujui jika Ibu Kota menerapkan PSBB guna memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

“PSBB DKI ditandatangani oleh Menkes Senin malam,” kata Busroni, Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kemenkes, pada Selasa 7 April 2020.

Busroni mengatakan jika Pemprov DKI akan menerapkan PSBB sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.


Baca Juga:


“Pelaksanaan PSBB DKI oleh Gubernur Anies,” tegas Busroni.

Seluruh gubernur, bupati dan wali kota juga dapat mengusulkan PSBB di wilayah administratifnya kepada Menkes. Kawasan yang dapat diusulkan untuk PSBB adalah kawasan yang terjadi jumlah kasus atau kematian akibat penyakit Covid-19 yang signifikan.

PSBB telah diatur dalam Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan virus Covid-19.

Sekjen Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengatakan, bahwa PSBB adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19.

“Pembatasan tersebut meliputi peliburan sekolah dan tempat kerja. Pembatasan kegiatan keagamaan. Pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum. Pembatasan kegiatan sosial budaya. Pembatasan moda transportasi, dan pembatasan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan,” kata Oscar dikutip dari laman resmi Setkab.

Baca Juga: Di Tengah Wabah Covid-19, Kartu Prakerja Jokowi Resmi Diluncurkan

[the_ad id=”1235″]

PSBB dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang dan akan diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran virus covid-19 tersebut.

Permenkes menjelaskan bahwa sekolah dan tempat kerja diliburkan kecuali bagi kantor atau instansi strategis yang memberikan pelayanan terkait pertahanan dan keamanan, ketertiban umum, kebutuhan pangan, bahan bakar minyak dan gas, pelayanan kesehatan, perekonomian, keuangan, komunikasi, industri, ekspor dan impor, distribusi, logistik, dan kebutuhan dasar lainnya.

Pada pembatasan kegiatan keagamaan, dilaksanakan dalam bentuk kegiatan keagamaan yang dilakukan di rumah dan dihadiri keluarga terbatas yaitu dengan menjaga jarak setiap orang. Di luar itu, kegiatan keagamaan dilakukan dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan atau fatwa lembaga keagamaan resmi yang diakui oleh pemerintah.

Comments

Trending