Media Sosial VAZnews.com

Dunia

Miris, Pasien Covid-19 Tak Dirawat Hingga Meninggal Dengan Sendirinya

Diterbitkan

|

Miris, Pasien Covid-19 Tak Dirawat Hingga Meninggal Dengan Sendirinya
Photo: © Liputan6

VAZNEWS.COM – Tercatat puluhan pasien Corona covid-19 di Inggris meninggal sendiri di rumah mereka dan tidak ditemukan hingga dua minggu. Efek dari lockdown yang mengharuskan orang untuk dirumah saja ternyata menjadi bumerang bagi sebagian orang hingga tidak diketahui bahwa seisi rumah telah meninggal dunia.


[the_ad id=”1235″]

Miris, Pasien Covid-19 Tak Dirawat Hingga Meninggal Dengan Sendirinya. Menyedihkan, miris, begitulah ungkapan bagi pasien covid-19 yang tak dirawat hingga meninggal dengan sendiri dirumahnya.

Mengutip dari detikcom dan menurut laporan dari The Guardian, para tim medis yang menyelidiki kematian Covid-19. Mereka mengatakan bahwa korban baru ditemukan setelah kerabat atau tetangga dekat membunyikan alarm dan memberitahu pihak berwajib bahwa korban tak kunjung keluar rumah.

Beberapa kasus yang ditemukan, tubuh mereka mulai membusuk dan mengarah pada ‘epidemi kesepian’ akibat COVID-19. Kesemua ini terjadi karena tidak ada yang mengetahui dan dalam waktu yang cukup lama baru terungkap.


Baca Juga:


Hingga saat ini masih belum diketahui secara rinci berapa banyak orang meninggal sendirian di rumah. Namun, semua kasus telah ditangani oleh petugas setempat.

Telah disebutkan bahwa beberapa kasus terjadi di London di antara bulan Maret hingga Mei. Prof Martin Marshall mengatakan jika kematian tersebut terkait dengan lockdown yang melarang kunjungan antar-warga untuk mencegah penyebaran dan penularan covid-19.

“Pandemi COVID-19 juga menciptakan epidemi kesepian. Tidak hanya untuk orang tua, beberapa kalangan juga mengalami hal yang sama” kata Kepala unit emergensi RS Royal Collage, Inggris Prof Martin.

“Dokter bekerja keras untuk memeriksa dan melindungi pasien dan sukarelawan dari National Health Security (NHS). Mereka telah melakukan pekerjaan yang baik dalam merawat orang-orang rentan di komunitas mereka,” lanjut Prof Martin.

Baca Juga: Sukses Tangani Covid-19, Kuba Fokus Pencegahan Dimasa Depan

[the_ad id=”1235″]

Para dokter memperhatikan peningkatan jumlah pasien covid-19 yang meninggal sendiri di rumah seringkali tidak mengalami masalah dengan kesehatan atau penyakit kronis.

“Jika seseorang memilih tidak mencari bantuan medis karena takut tertular Covid-19 atau khawatir menjadi beban bagi petugas kesehatan maka itu sangat memprihatinkan,” tegas Prof Martin.

Comments

Trending