Connect with us

Politik

Orang Jokowi Tuding Jusuf Kalla Provokasi, PKS: Istana Jangan Baper!

Published

on

Orang Jokowi Tuding Jusuf Kalla Provokasi, PKS Istana Jangan Baper!
Foto: Presiden Joko Widodo / Liputan6

VAZNEWS.COM – Mantan wakil presiden, Jusuf Kalla (JK) membeberkan sejumlah masalah di periode kedua pemerintahan Jokowi. Anggota staf kepresidenan Jokowi, Ade Irfan Pulungan kemudian merespon dengan menuding JK sedang memprovokasi masyarakat.


Orang Jokowi Tuding Jusuf Kalla Provokasi, PKS: Istana Jangan Baper! Sikap istana yang diwakili Ade Irfan Pulungan selaku anggota staf kepresidenan menuai kecaman di kalangan masyarakat.

[the_ad id=”1235″]

Ade Irfan Pulungan secara serius menuding pernyataan Jusuf Kalla sebagai salah satu upaya memprovokasi masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Jokowi.

Respon pihak Istana dinilai terlalu berlebihan dan pemerintahan Jokowi dinilai anti kritik. Upaya JK menyampaikan sejumlah masalah di periode kedua pemerintahan Jokowi-pun dianggap sebagai provokasi masyarakat.


Baca Juga:


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai Istana terlalu bawa perasaan alias baperan. Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera meminta para staf kepresidenan untuk tidak merespons kritik JK secara berlebihan.

“Jangan baper, Istana diberi demikian banyak previlege, anggaran dan kekuasaan. Rendah hatilah!” kata Mardani Ali Sera mengutip laman berita RMOL, Minggu (14/2/2021).

Mardani kemudian menyarankan anggota staf kepresidenan Ade Irfan belajar untuk menghormati Jusuf Kalla.  Sebab, menurut mardani walau bagaimanapun, Jusuf Kalla (JK) sudah dua kali menjadi wakil presiden.

Menurut Mardani, seharusnya pihak istana membuat kupingnya kebal terhadap berbagai kritikan yang didasari oleh fakta secara objektif. Mardani meyakini apa yang disampaikan Jusuf Kalla merupakan fakta.

“Pak JK itu tokoh bangsa yang terhormat. Masukannya pasti didasari kebijaksanaan,” imbuh Mardani.

Baca Juga: PKS: Anies Rising Star, Wajar Banyak Pihak Mendekati

[the_ad id=”1235″]

Politisi PKS itu juga mengkomentari sejumlah survei terkait kinerja pemerintahan Jokowi selama dua periode ini trennya menurun. Salah satu indikatornya yaitu turunnya indeks demokrasi Indonesia.

“Hasil survei beberapa lembaga memang menunjukkan turunnya indeks demokrasi dan kebebasan berpendapat kita,” sebutnya.

Trending

x