Media Sosial VAZnews.com

Hukum

Pelaku Menangis di Sidang, Syekh Ali Jaber: Saya Sudah Maafkan Kamu

Terdakwa kasus penusukan pendakwah Syekh Ali Jaber, Alfin Andrian (24), menangis dan meminta maaf kepada korbannya itu saat bertemu dalam persidangan yang digelar secara online.

Diterbitkan

|

Pelaku Menangis di Sidang, Syekh Ali Jaber Saya Sudah Maafkan Kamu
Pelaku Menangis di Sidang, Syekh Ali Jaber: Saya Sudah Maafkan Kamu (foto: cnnindonesia)

VAZNEWS.COM – Terdakwa kasus penusukan pendakwah Syekh Ali Jaber, Alfin Andrian (24), menangis dan meminta maaf kepada korbannya itu saat bertemu dalam persidangan yang digelar secara online.


Pelaku Menangis di Sidang, Syekh Ali Jaber: Saya Sudah Maafkan Kamu. Syekh Ali Jaber mengatakan telah memaafkannya sejak hari pertama kejadian itu.

Percakapan itu terungkap sebelum persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang resmi dimulai, pada Kamis (26/11/2020).

“Saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Syekh Ali Jaber atas apa yang sudah saya lakukan,” ucap Alfin, sambil terisak.

Menjawab hal tersebut, Ali Jaber, yang juga dihadirkan secara virtual, mengaku sudah memberinya maaf sejak dulu sambil menanyakan keadaan Alfin.

“Kamu baik-baik saja ya disana?, dan tetap jaga kondisi” ujar pendakwah tersebut sambil tersenyum.

“Dari hari pertama sejak kejadian, saya sudah memaafkan kamu. Saya maafkan dunia akhirat,”sambungnya.

Syekh Ali Jaber kemudian memberikan pesan kepada Alfin untuk disiplin dalam beribadah.


Baca Juga:


“Saudara Alfin, perbaiki shalatnya dan perbaiki hubungan dengan Allah SWT. Insya Allah, hidupmu akan lebih baik dan bahagia,” imbuhnya.

Dalam persidangan ini agendanya sendiri ialah mendengarkan keterangan saksi korban, Syekh Ali Jaber, terkait perkara penusukan yang dialaminya pada September 2020 itu.

Di sidang itu, Ketua Majelis Hakim Dadi Rachmadi bertanya kepada Ali Jaber soal kronologis kejadiannya.

Pendakwah kondang itu mengatakan penusukan tersebut terjadi pada saat dirinya saat sedang mengisi tausiah di Masjid Falahudin di Jalan Tamin, Kelurahan Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung.

Saat itu, kata saksi, dirinya sedang menguji bacaan Al-Quran satu santri putri. Orang tua santri itu kemudian memintanya untuk berswafoto. Karena memori ponsel orangtua santri itu penuh, ia pun meminta kepada jemaah yang hadir untuk meminjamkannya.

Baca Juga: Danone Akan PHK Karyawan hingga 2.000 Orang. Apa Alasannya?

Tak lama kemudian, Alfin datang menuju panggung. Ali Jaber mengira pemuda itu akan meminjamkan ponselnya. Akan tetapi, dengan cepat Alfin melakukan penusukan ke dirinya.

“Saya kira terdakwa bawa ponsel, saya pun terkejut dan tidak mengira terdakwa akan melakukan penusukan. Saya juga enggak begitu memperhatikannya, kalau terdakwa bawa pisau,” jelas Ali Jaber.

Comments

Trending