Temukan VAZnews di

Hukum

Pengamat: Covid 19 Berkah Bagi Harun Masiku Buronan KPK

Diterbitkan

|

Pengamat Covid 19 Berkah Bagi Harun Masiku Buronan KPK
Photo: © Kendari Pos

VAZNEWS.COM – Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam menyinggung kasus Harun Masiku di tengah mewabahnya corona virus (Covid 19). Menututnya Masiku mungkin bahagia karena kerja aparat yang memburunya menjadi mengendur.


Pengamat: Covid 19 Berkah Bagi Harun Masiku Buronan KPK. Harun Masiku adalah mantan Caleg PDIP yang kini jadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 9 Januari 2020. Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pergantian antar waktu anggota DPR RI terpilih 2019-2024.

Kasus Harun Masiku ini juga melibatkan sejumlah nama seperti Saeful Bahri, Agustiani Tio Fridelina, dan eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Pengamat politik, Saiful Anam merasa heran karena sampai hari ini aparat penegak hukum tak mampu menemukan keberadan Masiku. Menurutnya Harun Masiku terlalu sakti untuk ditemukan aparat. Di tengah gempuran Coronavirus menurut Saiful masyarakat bisa mencontoh aksi Harun Masiku.


Baca Juga:


“Masyarakat jangan kalah sakti dari Harun Masiku. Harun Masiku saja lenyap dari peredaran, semua sampai detik ini bertekuk lutut tidak mampu mencari Harun Masiku” ucapnya, mengutip dari RMOL, Senin (13/4).

“Harusnya dalam menghadapi Covid-19 masyarakat juga sama seperti Harun Masiku. Berdiam diri jauh dari keramaian,” sambungnya.

Meskipun begitu, Saiful Anam menilai masyarakat juga tidak akan sanggup untuk terus menerus berdiam diri di rumah. Menurutnya negara saat ini tidak cukup mampu untuk melindungi rakyatnya dari ancaman virus corona.

Terkait pandimi covid 19 yang masih terus berlanjut, hal ini menurut Saiful justru memberikan keuntungan bagi Harun Masiku. Coronavirus membuat kerja aparat yang sedang memburunya menjadi mengendur.

Baca Juga: Korban PHK, Buka Usaha Pembuatan Masker Saja

“Kalau Harun Masiku enak. sampai detik ini menghilang tidak tahu rimbanya. Mungkin dia malah bahagia dengan adanya penyebaran virus corona. Karena aparat penegak hukum justru tidak fokus dalam pencariannya,” pungkasnya.

Klik tompol ← → (panah) untuk menjelajah!

Trending