Media Sosial VAZnews.com

Politik

Pengamat Politik: Kemendes Lahan ‘Basah’ Bagi Parpol

Diterbitkan

|

Photo: © Disediakan oleh detikcom

VAZNEWS.COM – Pengamat politik, Ray Rangkuti menyebut sejumlah kementerian yang dianggap sebagai lahan ‘basah’ bagi partai politik. Ia mengatakan, selain kementerian ekonomi, ada juga Kementerian Desa.


[the_ad id=”1235″]

Pengamat Politik: Kemendes Lahan ‘Basah’ Bagi Parpol. Ray Rangkuti memperkirakan sejumlah pos kementerian yang terkait langsung dengan hajat hidup masyarakat banyak. Menurutnya, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, akan menjadi rebutan partai pendukung.

“Sejak 2010, kementerian yang ‘basah’ tidak hanya terkait kementerian ekonomi. Tapi juga kementerian yang terkait langsung dengan hajat publik, seperti Kementerian Desa.” kata Ray. Hal itu ia katakan dalam diskusi bertema Menakar Isyarat Calon Kabinet Jokowi, di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Kemendes Lahan ‘Basah’ Bagi Parpol

Pernyataan Ray tentang kementerian Desa sebagai kementerian ‘basah’ dalam arti adanya peluang partai politik untuk menjaga sekaligus memupuk basis massa melalui program kementerian tersebut.

Dia mengatakan program pengucuran dana desa oleh Kementerian Desa, dapat menyita perhatian publik yang positif, khususnya masyarakat di desa-desa,sehingga akan berimbas positif bagi partai yang berhasil menempatkan kadernya sebagai menteri di sana.

Ray mengatakan pada periode pemerintahan Jokowi yang pertama, Kementerian Desa hanya diminati Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), karena PKB menurutnya ingin menjaga basis massa pemilih yang mayoritas tinggal di desa.

[the_ad id=”1235″]

Pada periode pemerintahan ke depan, dia memperkirakan PDI Perjuangan juga akan ikut meminati kementerian tersebut, sebab PDIP belum memiliki figur yang cukup kuat untuk dicalonkan sebagai presiden tahun 2024, sehingga butuh memupuk basis massa yang lebih kuat.

Adapun Golkar, menurutnya, akan tetap meminati sektor kementerian yang berkaitan dengan masyarakat menengah ke atas, sebagai basis massanya. [trs]

Comments

Trending