Media Sosial VAZnews

Politik

PKS Beri Nilai 3G di Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf: Gaduh, Gagap, Gagal

Diterbitkan

|

PKS Beri Nilai 3G di Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Gaduh, Gagap, Gagal.
PKS Beri Nilai 3G di Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf: Gaduh, Gagap, Gagal. (foto: pkskabupatentangerang)

VAZNEWS.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai, bahwa selama 1 tahun di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin, negara lebih banyak diwarnai dengan kegaduhan dan kegagapan.


PKS Beri Nilai 3G di Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf: Gaduh, Gagap, Gagal. Kegaduhan tersebut, menurut Sukamta selaku Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, muncul di saat menteri membuat sebuah kebijakan.

“Para menteri pandai bikin gaduh, ada Menag yang buat pernyataan larangan cadar dan celana cingkrang, kemudian sertifikasi penceramah. Kemudian Pak Mendagri soal wacana Pilkada tak langsung, Pak Menkumham yang buat pernyataan kaitkan kejahatan banyak di daerah

miskin,” ujar sukamta, pada Selasa (20/10/2020).


Baca Juga:


Bukan hanya itu, Sukamta juga melihat bahwa kebijakan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang dinilai kerap membuat pernyataan yang terkesan menyepelakan virus Covd-19.

“Kegaduhan ini berimbas kepada kegaduhan di media sosial juga di masyarakat. Sementara, kinerja menteri tidak jelas karena tertutup pernyataan kontroversi,” tambah Sukamta.

Ia memandang dengan banyaknya kegaduhan, situasi ekonomi yang sudah buruk akan semakin sulit teratasi.

Baca Juga: Polri Tangkap Tersangka Penghina Moeldoko Lewat Facebook

Dia bahkan mengatakan, pemerintah terlihat gagap dan seadanya dalam penanganan di tengah pandemi virus Corona.

“Lemah dalam melakukan 3T (testing, tracing, dan treatment). Menurut worldometers jumlah tes yang dilakukan di Indonesia baru 15 per 1000 penduduk, kalah dari Filipina 39 per 1000 penduduk dan India 60 tes per 1000 penduduk. Sekarang yang paling diandalkan vaksin impor. Jika pandemi tidak cepat diatasi, ekonomi akan lebih sulit dipulihkan,” pungkas politikus PKS ini.

Comments

Trending