Terhubung dengan Kami

Politik

Polisi Akui Salah Tuduh Ambulan Pemprov DKI Bawa Batu dan Bensin

Diterbitkan

|

Polisi Akui Salah Tuduh Ambulan Pemprov DKI Bawa Batu dan Bensin

VAZNEWS.COM – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengakui pihaknya telah memberikan informasi yang salah terkait ambulan Pemprov DKI Jakarta yang dituduh membawa batu dan bensin.


Polisi Akui Salah Tuduh Ambulan Pemprov DKI Bawa Batu dan Bensin. Argo Yuwono mengklarifikasi tuduhan mobil ambulan milik Pemprov DKI Jakarta dan Palang Merah Indonesia membawa batu dan bensin di sekitar lokasi demonstrasi.

Pemberitaan tentang ambulan milik Pemprov DKI Jakarta sempat viral di media sosial. Akun twitter resmi milik  TMC Polda Metro Jaya (@TMCPoldaMetro) diketahui sempat mengunggah video singat yang merekam beberapa mobil ambulan.

Dalam keterangan video, disebut ada lima unit ambulan milik Pemprov DKI Jakarta yang telah diamankan karena membawa batu dan bensin yang diduga untuk molotov. Namun postingan tersebut telah dihapus oleh pihak kepolisian.


Baca Juga:


Atas kicauan tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono kemudian melakukan klarifikasi. Ia mengatakan bahwa mobil ambulan Pemprov DKI Jakarta tidak terbukti membawa batu mau pun bensin.

Argo berdalih, pada saat kejadian anggota Brimob tengah menghalau massa pelajar. Menurutnya Brimob dilempari batu serta benda lainya. Argo mengatakan ‘perusuh’ yang melakukan pelemparan itu kemudian mencari perlindungan dan masuk ke dalam mobil ambulan.

“Perusuh (massa aksi) itu pun membawa alat ini, ada batu, dia itu mencari perlindungan masuk ke mobil PMI membawa batu dan ada kembang api juga, jadi dia masuk ke mobil,” beber Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (26/9/2019).

“Jadi anggapan dari (para) Brimob ini diduga mobil yang digunakan untuk perusuh, tapi bukan,” sambungnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga telah membantah secara tegas tuduhan pihak kepolisian. Dalam kicauannya di twitter, polisi menyebut mobil ambulan Pemprov DKI Jakarta menyuplai batu dan bensin untuk para demonstran.

Baca Juga: Polisi Tuding Ambulan Pemprov DKI Suplai Batu, Anies Angkat Bicara

“Saat ini sedang diproses di Polda. Kita tunggu prosesnya, tapi kami berkeyakinan bahwa petugas-petugas ini menjalankan tugasnya sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur),” tegas Anies di gedung Balaikota DKI, Kamis (26/9/2019).

“Kalau sudah di lapangan, banyak sekali peristiwa terjadi dan komunikasi belum tentu terjalin dengan baik. Jadi jangan buru-buru menyimpulkan,” sambungnya.

Klik tompol ← → (panah) untuk menjelajah!

Trending