Temukan VAZnews di

Hukum

Polisi Tangkap 2 Orang Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Ahok

Diterbitkan

|

Polisi Tangkap 2 Orang Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Ahok

VAZNEWS.COM – Polda Metro Jaya menangkap dua orang yang diduga melakukan pencemaran nama baik Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok


Polisi Tangkap 2 Orang Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Ahok. Ahok melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik itu sejak 17 Mei 2020.

“Benar sudah diamankan dua orang,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Kamis (30/7).

Yusri mengatakan dua orang ini ditangkap di dua lokasi berbeda, yakni di Bali dan Medan, Sumatera Utara. Namun, Yusri belum membeberkan identitas pelaku maupun perbuatannya.


Baca Juga:


“Satu sedang diperiksa. Satu lagi sedang dijemput oleh tim, nanti akan kita sampaikan,” ujarnya.

Namun, Yusri sedikit mengungkapkan bahwa dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan mereka berdua karena menyinggung Ahok, ibu dan keluarganya.

“Bentuk pencemaran dilakukan di dalam akun (media sosial) ya, menyinggung Ahok, ibunya dan keluarganya ya. Ini masih kita dalami,” katanya.

Sebelumnya, Ahok melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya pada 17 Mei 2020. Dari bukti laporan yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (30/7), laporan itu teregister dengan nomor LP/2885/V/YAN 25/2020/SPKT PMJ tanggal 17 Mei 2020.

“Pencemaran nama baik di medsos, itu aja prinsipnya dan Pak BTP kasih kuasa ke saya untuk membuat laporan polisi tanggal 17 Mei lalu,” kata kuasa hukum Ahok, Ahmad Ramzy saat dihubungi, Kamis (30/7).

Dalam tanda bukti laporan itu, pihak pelapor adalah Ahmad Ramzy selaku kuasa hukum Ahok. Kemudian, untuk pihak terlapor masih dalam penyelidikan. Masih dalam bukti laporan, peristiwa dugaan pencemaran nama baik itu terjadi pada 17 Mei lalu. Tempat kejadian di Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Ahok melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya pada 17 Mei 2020. Dari bukti laporan yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (30/7), laporan itu teregister dengan nomor LP/2885/V/YAN 25/2020/SPKT PMJ tanggal 17 Mei 2020.

Baca Juga: Bebas dari Penjara, Begini Nasib Roro Fitria Sekarang Bikin Kaget!

“Pencemaran nama baik di medsos, itu aja prinsipnya dan Pak BTP kasih kuasa ke saya untuk membuat laporan polisi tanggal 17 Mei lalu,” kata kuasa hukum Ahok, Ahmad Ramzy saat dihubungi, Kamis (30/7).

Dalam tanda bukti laporan itu, pihak pelapor adalah Ahmad Ramzy selaku kuasa hukum Ahok. Kemudian, untuk pihak terlapor masih dalam penyelidikan.

Masih dalam bukti laporan, peristiwa dugaan pencemaran nama baik itu terjadi pada 17 Mei lalu. Tempat kejadian di Jakarta Selatan.


Source: CNNIndonesia

Klik tompol ← → (panah) untuk menjelajah!

Comments

Trending