Media Sosial VAZnews.com

Politik

Politisi PDIP Arteria Dahlan Komentari Polemik Nasi Anjing di Jakarta

Diterbitkan

|

Politisi PDIP Arteria Dahlan Komentari Polemik Nasi Anjing di Jakarta
Photo: © CNN Indonesia

VAZNEWS.COM – Politisi PDIP yang juga anggota komisi III DRR RI, Arteria Dahlan angkat bicara terkait polemik pembagian Nasi Anjing di Jakarta yang viral. Menurutnya tak pantas melabel makanan dengan diksi yang tak lazim bahkan haram.


[the_ad id=”1235″]

Politisi PDIP Komentari Polemik Nasi Anjing di Jakarta. Aksi kemanusiaan yang berupa bagi-bagi nasi bertuliskan ‘nasi anjing‘ di Warakas, Jakarta Timur sangat disayangkan oleh politisi PDIP, Arteria Dahlan.

Meskipun donatur pemberi makanan tersebut berdalih dalam pemberian nama tersebut mempertimbangkan bahwa sifat anjing yang setia kepada tuannya. Namun Dahlan menilai seharusnya pemberian nama makanan tersebut harus menghindari unsur pelecehan.

Melansir dari RMOL senin (27/04/2020) Dahlan mengatakan ” Saya sangat menyayangkan, karena ini sangat tidak sensitif. Apalagi dalam konteks pemberian bantuan dalam bentuk makanan yang untuk dikonsumsi masyarakat”.


Baca Juga:


Anggota Komisi III DPR RI itu juga khawatir penamaan nasi anjing akan justru akan menjadi persoalan besar lantaran diksi tersebut tak lazim digunakan sebagai penamaan makanan.

“Diksi Anjing itu secara langsung diasosiasikan sebagai sesuatu yang tidak lazim, bahkan (Anjing) diharamkan untuk dimakan. Pelabelan nasi anjing secara sederhana diartikan sebagai makanan yang tidak patut atau haram untuk dikonsumsi,” ujar Arteria.

Masalahnya, kata Arteria, tidak terletak pada halal atau haramnya makanan tersebut, melainkan kepantasan dalam pemberian nama pada makanan yang akan dikonsumsi masyarakat banyak.

“Sehingga konteksnya tidak lagi pada content apakah pembuatan nasi dilakukan dengan bahan halal apa tidak. Tapi lebih pada ketidakpatutan pemberian label pada bantuan makanan yang hendak diberikan dan dimakan oleh masyarakat,” sambung dia.

“Ini harus menjadi pembelajaran bagi para donatur yang hendak memberikan bantuan. Membantu tidak sekadar memberi bantuan, namun cara, etika dan kepatutan pun harus diperhatikan”

[the_ad id=”1235″]

Baca Juga: Darurat Covid-19, Jokowi: Alhamdulillah Kita Telah Siap Lagi 105 ribu APD

Namun demikian Dahlan berharap polemik nasi anjing yang sempat viral di media sosial tersebut tak diperpanjang hingga berujung polemik di tengah masyarakat.

“Lakukan klarifikasi dengan baik tanpa perlu memberikan justifikasi,” Kata Arteria melanjutkan.


Source: rmol

Comments

Trending