Media Sosial VAZnews

Hukum

Polri Tangkap Tersangka Penghina Moeldoko Lewat Facebook

Diterbitkan

|

Polri Tangkap Tersangka Penghina Moeldoko Lewat Facebook
Polri Tangkap Tersangka Penghina Moeldoko Lewat Facebook (foto: detak.co)

VAZNEWS.COM – Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri telah berhasil menangkap pemilik akun Facebook atas nama Muhammad Basmi (43) yang diduga telah menghina Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko dan institusi kepolisian, pada Minggu (18/10).


Polri Tangkap Tersangka Penghina Moeldoko Lewat Facebook. Laporan terkait penangkapan tersebut dibenarkan oleh Irjen Argo Yuwono selaku Kepala Divisi Humas Polri, saat dihubungi, pada Minggu (18/10/2020).

“Ya, betul (ada penangkapan),” kata Kepala Divisi Humas Polri tersebut.

Polisi menangkap Faizal Basmi dikosnya, Jalan H Murtado, Koja, Jakarta Utara, pada Minggu (18/10/2020) pukul 05.10 WIB.


Baca Juga:


“Telah dilakukan penangkapan terhadap pemilik akun Facebook Muhammad Basmi, atas nama Muhammad Faizal Basmi,” ujar Wakil Direktur Siber Bareskrim Mabes Polri Kombes Himawan Bayu Aji kepada wartawan, pada Minggu (18/10).

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan barang bukti antara lain 1 unit telepon seluler merek Sony Xeria ZX1, kartu sim card Xl, serta akun facebook Muhammad Basmi. Saat ini tersangka sudah  diamankan dan dibawa ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim.

Faizal Basmi (43 tahun) ditangkap karena diduga telah menyampaikan ujaran kebencian (SARA). Berdasarkan Pasal 28 Ayat 2 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), ia diduga melakukan penghinaan sehingga dikenakan Pasal 207 KUHP.

Baca Juga: Fahri Hamzah Duga UU Ciptaker Diadopsi Dari China, Benarkah?

Polisi juga telah menetapkan status Faizal Basmi sebagai tersangka. Dalam laporan polisi, motif tersangka ingin memperbaiki bangsa Indonesia dan menuangkan ide-ide pikirannya ke media sosial. Saat ini polisi telah membawa Faizal Basmi ke Direktorat Tindak Pidana Siber untuk diperiksa lebih lanjut.

“Pemeriksaan tersangka dan barang bukti digital forensik,” pungkasnya.

Dasar penangkapan Faizal LP/A/590/X/2020/BARESKRIM tertanggal 17 Oktober 2020. Pria asal Padang itu diduga melanggar Pasal 28 ayat (2) UU Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 207 KUHP.

Comments

Trending