Media Sosial VAZnews.com

Nasional

Rizal Ramli Heran Pigai Tak Lolos Seleksi Capim KPK

Diterbitkan

|

VAZNEWS.COM – Tokoh nasional, Rizal Ramli mengaku heran terkait kabar Nalalius Pigai tak lolos seleksi Calon Pimpinan (Capim) KPK. Rizal Ramli mengecam pansel KPK. Ia menyebut Pansel bisa dianggap tidak kredibel dan tidak objektif.


[the_ad id=”1235″]

Rizal Ramli Heran Pigai Tak Lolos Seleksi Capim KPK. Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis 192 peserta yang lolos babak administrasi. Mereka yang lolos administrasi akan melaju ke tahap berikutnya.

Kabar buruk menimpa salah seorang peserta Capim KPK. Mantan anggota Komnas HAM, Natalius Pigai secara mengejkutkan harus tersingkir dari persaingan. Oleh tim Pansel KPK, Pigai tak lolos administrasi.

Hal ini dipertanyakan kalangan prodemokrasi dan antikorupsi. Ekonom senior DR. Rizal Ramli misalnya. Menurut Rizal dalam perbincangan dengan redaksi, Natalius Pigai pernah menjadi komisioner Komnas HAM. Sulit membayangkan Natalius Pigai terganjal di babak seleksi administrasi.


Baca Juga:


[the_ad id=”1234″]

Belum lagi Natalius Pigai adalah sosok yang punya integritas, track record yang baik dan berani membela kebenaran.

“Pigai adalah tokoh Papua yang  cerdas dan plural. Korupsi sangat banyak di Indonesia Timur. Perlu tokoh Papua yg berani untuk berantas korupsi,” ujar Rizal Ramli.

Menurut hemat Rizal, “kegagalan” Pigai ini bisa membuat publik meragukan kredibilitas panitia seleksi.

“Pansel bisa dianggap tidak kredibel dan tidak objektif, juga tidak menpertimbangkan keseimbangan wilayah. Apakah Pansel sekadar mempertahankan statua quo?” tanya Rizal.

Keraguan terhadap kredibilitas Pansel Capim KPK pernah disampaikan beberapa kalangan sebelumnya. Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, misalnya,  meragukan independensi beberapa anggota Pansel Capim KPK.

[the_ad id=”1235″]

Baca Juga: Prihatin Kondisi Bangsa, Rizal Ramli Tulis Surat Terbuka Untuk Jokowi

Denny meminta agar Presiden Jokowi mengubah komposisi Pansel Capim KPK agar bisa bekerja untuk menemukan tokoh terbaik yang pantas memimpin lembaga anti rasuah itu. Permintaan yang sama juga pernah disampaikan mantan Ketua KPK Abraham Samad. [rml]

Trending