Media Sosial VAZnews.com

Hukum

Jabatan Maruf Amin Di BUMN, RR: Selain Terlarang, Ada Etika yang Tidak Pantas

Diterbitkan

|

Dr. Ir. Rizal Ramli, M.A

VAZNEWS.COM –  Soal jabatan calon wakil presiden KH Maruf Amin di sejumlah bank plat merah syariah masih jadi pembicaraan di kalangan politisi.


[the_ad id=”1235″]

Rizal Ramli Singgung Jabatan Maruf Amin Di BUMN. Tim hukum Prabowo-Sandi mempermasalahkan jabatan Maruf Amin di BUMN dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi.

Membahas persoalan ini dinilai semakin relevan setelah kuasa hukum 02 menyampaikan hal itu dalam sidang PHPU di MK yang digelar hari Jumat (14/6/2019).

Tokoh nasional, Rizal Ramli turut menanggapi terkai persoalan di atas. Menurut ekonom senior itu, selain terlarang, hal itu juga tidak pantas.


Baca Juga:


Rizal Ramli mencontohkan apa yang dilakukannya setiap kali ditunjuk sebagai menteri atau menko. Baik di era Presiden Abdurrahman Wahid maupun di era Presiden Joko Widodo.

Setiap kali ditunjuk sebagai menteri, Rizal Ramli selalu mengundurkan diri dari jabatannya di BUMN dan di perusahaan swasta.

“Memang selain soal terlarang, ada soal etika yang tidak pantas,” ujar Rizal Ramli lewat akun Twitter miliknya.

“RR setiap  kali ditunjuk sebagai Menteri (Menko Perekonomian, Mentri Keuangan, Menko Maritim), melepaskan semua jabatan sebagai Preskom di BUMN maupun swasta,” sambungnya.

Pernyatan itu disampaikan RR untuk merespon pernyataan yang disampaikan Muhammad Said Didu dalam sebuah artikel yang menyoal jabatan KH Maruf Amin di sejumlah bank plat merah.

[the_ad id=”1234″]


Baca Juga:


Rizal Ramli pernah menjabat sebagai Preskom Semen Gresik di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Preskom Bank BNI 46 di era Presiden Jokowi. [rml]

Comments

Trending