Media Sosial VAZnews.com

Hukum

Singgung Putusan Hakim MK, BW: Yusril Tak Bisa Counter Argumen Kami

Bambang Widjojanto: Kami juga berhasil mengkonstruksi kecurangan-kecurangan yang menyebabkan problem quantity terjadi yang tersebar di berbagai wilayah.

Diterbitkan

|

Photo: © Disediakan oleh kompas

VAZNEWS.COM – Tim hukum Jokowi-Ma’ruf, Yuzril Ihza Mahendra menilai Majelis Hakim mengambil kebijakan sendiri berbeda dengan Peraturan Mahkamah Konstitusi. Tim hukum 02 menanggapi dingin pernyataan Yusril.


[the_ad id=”1235″]

Singgung Putusan Hakim MK, BW: Yusril Tak Bisa Counter Argumen Kami. Ketua Tim kuasa hukum kubu Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto menanggapi santai sikap tim hukum kubu 01, Jokowi-Maruf yang menuding Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mengesampingkan peraturan MK saat mengakomodasi perbaikan materi gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan kubu 02.

“Yusril (ketua tim kuasa hukum 01) selalu mengatakan seperti itu, sementara dia tidak bisa mengcounter ratusan argumen kami. Itu biasa,” kata Bambang kepada wartawan di Gedung MK, Jumat (14/6).

Di sisi lain, ia mengaku bahwa pihaknya telah menguraikan dan mengungkap semua dugaan kecurangan pada Pilpres 2019 secara komprehensif.


Baca Juga:


[the_ad id=”1235″]

“Kami juga berhasil mengkonstruksi kecurangan-kecurangan yang menyebabkan problem quantity terjadi yang tersebar di berbagai wilayah,” ujar Bambang.

Lebih lanjut, Bambang yang juga mantan Wakil Ketua KPK ini menganggap pernyataan keberatan kuasa hukum 01 terhadap sikap Hakim MK akan menjadi bukti pada agenda sidang lanjutan tentang pembacaan jawaban.

“Memang bisanya seperti itu. Saya memahami betul, bisanya seperti itu. Tapi kami lihat nanti pada jawaban,” demikian Bambang.

Sebelumnya, Yusril Ihza Mahendra menyebut majelis hakim telah mengambil kebijakan sendiri yang bertentangan dengan UU Pemilu dan Peraturan MK.


Baca Juga:


[the_ad id=”1234″]

Sebab ia menilai permohonan perbaikan materi gugatan yang diajukan kubu 02 telah melewati batas akhir waktu yang diberikan untuk perbaikan permohonan.

“Persidangan hari ini, Majelis Hakim mengambil kebijakan sendiri yang menurut hemat kami berbeda dengan UU, berbeda dengan Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK),” kata Yusril.


Singgung Putusan Hakim MK, BW: Yusril Tak Bisa Counter Argumen Kami. [rml]

Comments

Trending