Terhubung Dengan Kami

Politik

Soal RUU KPK, Jokowi Jangan Mencla-Mencle Kalau Ingin Dihormati

Diterbitkan

|

Soal RUU KPK, Jokowi Jangan Mencla-Mencle Kalau Ingin Dihormati

VAZNEWS.COM – Gurubesar Hukum Tata Negara Universitas Jenderal Soedirman, Muhammad Fauzan mengingatkan Presiden Jokowi untuk konsisten terhadap RUU KPK. Ia mengatakan tak seharusnya Presiden bersikap mencla-mencle terkait apa yang telah ia putuskan sendiri.


Soal RUU KPK, Jokowi Jangan Mencla-Mencle Kalau Ingin Dihormati. Sikap tegas dan konsisten Presiden Jokowi kembali dipertaruhkan terkait polemik revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) yang sudah disahkan bersama DPR.

Pakar hukum Tata Negara, Muhammad Fauzan menyinggung momen dimana Jokowi mengirimkan surat presiden (supres) untuk membahas RUU KPK bersama DPR.

Saat itu, Jokowi mengaku setuju dengan revisi UU KPK tersebut. Jokowi juga sempat menyinggung terkait keberadaan Dewan Pengawas KPK yang menurutnya perlu dibentuk.


Baca Juga:


Jokowi kala itu, cerita Fauzan, memandang perlu adanya Dewan Pengawas agar KPK dapat bekerja dalam prinsip check and balances. Dengan adanya Dewan Pengawas, maka KPK akan terhindar dari potensi penyalahgunaan kewenangan.

Fauzan juga mengaku sempat memuji langkah Jokowi ketika ia menyampaikan poin-poin yang dakan disetujui dalam RUU KPK.

“Saya berpikir inilah sikap tegas presiden (Jokowi) pilihan rakyat. Perkataan raja menjadi dasar hukum yang wajib dipatuhi dan dilarang mencla-mencle kalau ingin dihormati,” ujar Fauzan, mengutip dari laman RMOL Senin (7/10/2019).

Pengesahan revisi UU KPK oleh DPR dan Pemerintah kemudian menuai polemik. Jokowi dinilai tidak kuasa menahan desakan publik untuk menerbitkan Perppu KPK. Jokowi kemudian melempar tiga opsi untuk RUU KPK, yakni melalui legislative review, judicial review dan mengeluarkan perppu.

“Presiden (Jokowi) memberikan keterangan akan mempertimbangkan dan mengkalkulasi kemungkinan diterbitkannya Perppu (KPK) jelas Fauzan.

“Itu adalah kewenangan presiden dan konstitutional. Tetapi saya hanya ingin presiden (Joko Widodo) konsisten dengan yang telah disampaikan pada konpres yang pertama,” tegasnya.

Baca Juga: Ditanya Soal UU KPK, Mulan Jameela: Pokoknya Menolak!

Lebih lanjut, Fauzan berharap agar Jokowi tidak mencla-mencle sebagai Presiden. Untuk pihak-pihak yang tidak sepakat dengan UU KPK, Fauzan menyarankan agar menempuh jalur judicial review di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Hal itu untuk mendidik masyarakat agar menempuh jalur hukum yang konstitusional,” tutup Fauzan.

Trending