Terhubung dengan VAZnews.com

News

Ternyata Ma’ruf Amin Ada di Dalam Video Viral NU Jadi Fosil

Mereka ini akan membuat suatu kekuatan, yang apabila terjadi akan menjadikan Islam mainstream, seperti NU ini, seperti pesantren ini, hanya akan menjadi fosil di masa depan.

Diterbitkan

|

VAZNEWS.COM – Beredar video dan menjadi viral di media sosial dimana seorang kiai perpidato dengan pesan harus memenangkan Jokowi-Amin dalam pilpres 17 april mendatang. Ia mengatakan jika Ma’ruf Amin kalah NU akan menjadi fosil.


Ternyata Ma’ruf Amin Ada di Dalam Video Viral NU Jadi Fosil. Sosok yang berpidato disebut-sebut adalah Wakil Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur, KH. Anwar Iskandar. Wakil Presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin juga ada di dalam video sedang duduk di kursi bersama beberapa para kiai.

Di dalam video juga terlihat Ketua Tanfidziyah NU Jatim, Marzuki Mustamar. Mereka mendengarkan orasi yang disampaikan Anwar Iskandar. Suasana terlihat seperti acara internal.

Orasi Kiai Anwar Iskandar terdengar sangat berapi-api dan berisi arahan untuk memenangkan paslon nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf.

“Mereka ini akan membuat suatu kekuatan, yang apabila terjadi akan menjadikan Islam mainstream, seperti NU ini, seperti pesantren ini, hanya akan menjadi fosil di masa depan,” katanya.

“Jangan berpikir masih ada tahlil, jangan berpikir masih ada zikir di Istana, jangan berpikir masih ada santri, apabila sampai Kiai Ma’ruf ini kalah. Naudzu billaahi min dzaalik.

Panjenengan semuanya masih mau hari santri? Masih ingin zikir berkumandang di Istana? Masih ingin marwah Nahdlatul Ulama dan ahlussunnah wal jamaah berkembang di Indonesia?” tanya Kiai Anwar. Sontak pertanyaan itu dijawab dengan kompak para hadirin dengan mengatakan “masih”.


Baca Juga:



Tanggapan BPN Prabowo-Sandi Video Viral NU Jadi Fosil

Ternyata Ma’ruf Amin Ada di Dalam Video Viral NU Jadi Fosil. Sementara itu Koordinator Juru Bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak menilai bahwa apa yang disampaikan oleh ulama tersebut tak ubanya fitnah. Ironisnya, Ma’ruf yang hadir kala itu tidak berusaha untuk menghentikannya.

“Saya kira itu adalah fakta hoaks ditebar di depan mata beliau sendiri,” kata Dahnil dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (19/3). “Dan beliau tidak mencegah apalagi berusaha meluruskan.”

Sikap Ma’ruf, dikatakan Dahnil, berseberangan dengan apa yang pernah ia katakan saat Debat Cawapres, Minggu (17/3) lalu. Kala itu Ma’ruf dengan lantang akan memerangi hoaks yang beredar.

“Padahal dengan penuh keyakinan beliau menyampaikan di debat akan melawan hoaks, “Ibda binafsihi (mulai dari diri sendiri) agaknya pesan ini penting.” ujar Dahnil.

Dahnil juga tidak habis fikir dan menyayangkan pihak kepolisian yang seakan abai melihat fenomena itu. Ia menilai ketidakdilan selalu menimpa kubu paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

“Ganjil aparat kepolisian mereka nyaris tidak bertindak cepat dengan fitnah dan semburan-semburan hoaks yang dilakukan pihak pendukung Jokowi-Ma’ruf. Tapi cepat sekali bergerak apabila yang melakukan adalah pendukung Prabowo-Sandi.” ujar Dahnil heran.

Politik

Ahok Ngaku Diundang Istana di Pelantikan Jokowi Sebagai Keluarga

Diterbitkan

|

Ahok Ngaku Diundang Istana di Pelantikan Jokowi Sebagai Keluarga
Photo: © Disediakan oleh Medcom.id

VAZNEWS.COM – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diketahui hadir dalam acara pelantikan Jokowi-Ma’ruf di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Ia mengaku mendapat undangan langsung dari pihak Istana.


Ahok Ngaku Diundang Istana di Pelantikan Jokowi Sebagai Keluarga. Pelantikan pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Gedung DPR MPR RI dihadiri banyak tokoh politik.

Ahok yang sebelumnya juga sempat menjadi wakil Jokowi di DKI Jakarta itu terlihat hadir di acara pelantikan tersebut berjejer dengan puluhan tokoh politik lainnya.

Sosok Ahok menjadi perhatian, namanya diketahiu tidak ada dalam daftar tamu. Namun menariknya, kader baru PDI Perjuangan itu hadir sebagai tamu undangan khuhsus.


Baca Juga:


Saat ditanya awak media terkait kapasitas dirinya menghadiri pelantikan Jokowi, Ahok malah mengaku tidak tahu. Dengan tertawa ia mengatakan, kemungkinan dirinya diundang sebagai bagian dari keluarga Jokowi.

“Aku datang sebagai .. enggak tahu, bagian keluarga kali ya,” kata Ahok sambil cengengesan di Kompleks MPR RI, Senayan, Jakarta.

Ahok Ngaku Diundang Istana

Namun demikian, Ahok mengaku bahwa ia mendapat undangan menghadiri pelantikan Jokowi-Ma’ruf secara khusus dan langsung dari pihak Istana Negara.

“Ini yang ngundang beliau-beliau dari Istana.” Ujarnya.

Ahok juga mengaku tidak mengetahui secara persis perihal nama atau orang yang mengundangnya untuk menghadiri acara pelantikan tersebut.

“Saya enggak tahu (siapa yang mengundang), pokoknya saya dapat undangan (dari istana) saja,” sambungnya.

Ahok juga mengatakan, dirinya turut berbahagia atas dilantiknya pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Baca Juga: Takut Gagal Dilantik, Relawan Alap-Alap Jokowi Siap Pasang Badan

Ia mengharapkan ada perubahan untuk Indonesia menjadi lebih baik di lima tahun kedepan di tangan Jokowi-Ma’ruf.

“Harapan untuk Pak Jokowi semua cita-cita apa yang ada dalam hasrat beliau untuk membangun negeri ini bisa terwujud dalam lima tahun ini,” tutup Ahok, melansir dari kompas.

Sebelumnya

Lanjut Baca

Nasional

Jokowi Tunda Peresmian Proyek ‘Tol Langit’ Palapa Ring

Diterbitkan

|

Oleh

Jokowi Tunda Peresmian Proyek 'Tol Langit' Palapa Ring
Photo: © Disediakan oleh tribunnews

VAZNEWS.COM – Plt Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu mengkonfirmasi batalnya Presiden Jokowi meresmikan proyek pembangunan infrastuktur internet cepa, Palapa Ring atau lebih dikenal dengan istilah Tol Langit.


Jokowi Tunda Peresmian Proyek ‘Tol Langit’ Palapa Ring. Proyek Palapa Ring yang rencananya akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Jumat (11/10/2019) dinyatakan harus ditunda terlebih dahulu.

Informasi penundaan tersebut diperoleh dari keterangan Ferdinandus Setu yang merupakan Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Peresmian Pengoperasian Palapa Ring (oleh Jokowi) yang direncanakan dilakukan Jumat 11 Okt 2019 pukul 08.00 di Istana Merdeka ditunda,” ujar Ferdinandus, mengutip dari laman detikcom, Jumat (11/10/2019).


Baca Juga:


Ketika ditanya terkait sampai kapan penundaan peresmian proyek internet cepat tersebut, pihak pemerintah enggan memberitahukannya lebih lanjut. Pihak kominfo hanya mengatakan tunggu pemberitahuan lebih lanjut.

“Sampai pemberitahuan lebih lanjut,” kata Ferdinandus Setu.

Tidak diketahui pasti alasan penundaan peresmian tol langit tersebut. Apakah penundaan tersebut berkaitan dengan insiden penusukan Menko polhukam, Wiranto di Pandeglang kemarin juga belum ada konfirmasi terkait hal itu.

Seperti diketahui, Palapa Ring adalah proyek pembangunan jaringan serat optik nasional oleh pemerintah. Proyek internet cepat ini akan menjangkau 34 provinsi, 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Wiranto Ditusuk Pisau Oleh Teroris

Total panjang kabel laut diperkirakan mencapai 35.280 kilometer, dan kabel di daratan adalah sejauh 21.807 kilometer demi menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Proyek yang dijuluki tol langit ini dimaksudkan untuk menyediakan sinyal yang dapat membuat masyarakat Indonesia bisa lebih mudah berkomunikasi satu sama lain, baik di perkotaan maupun pelosok negeri berkat infrastruktur telekomunikasi.

Lanjut Baca

Nasional

Presiden Jokowi Sebut Wiranto Ditusuk Pisau Oleh Teroris

Diterbitkan

|

Oleh

Presiden Jokowi Sebut Wiranto Ditusuk Pisau Oleh Teroris
Photo: © Disediakan oleh Antaranews

VAZNEWS.COM – Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi mengungkap pelaku penusukan Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten. Ia menyebut pelaku penusukan Wiranto adalah seorang teroris.


Presiden Jokowi Sebut Wiranto Ditusuk Pisau Oleh Teroris. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto diserang oleh seseorang yang diduga teroris saat melakukan kunjungan kerja di Pandeglang, Banten.

Menurut laporan yang diterima Presiden Jokowi, pelaku penusukan Wiranto adalah seorang teroris. Setelah terjadinya insiden penusukan Wiranto, Jokowi mengaku langsung mengeluarkan perintah agar yang bersangkutan segera dibawa menggunakan heli menuju ke RSPAD di Jakarta.

“Tadi hanya beberapa menit setelah kejadian penusukan dengan pisau oleh teroris kepada Menko Polhukam, Bapak Wiranto, saya langsung mendapatkan laporannya dan saat itu juga saya langsung perintahkan yang ada di lapangan untuk segera dibawa dengan heli menuju ke Jakarta menuju ke RSPAD,” kata Jokowi kepada wartawan seperti yang dimuat laman detikcom, Kamis (10/10/2019).


Baca Juga:


Pihak kepolisian sebelumnya juga mengatakan bahwa pelaku dengan identitas SA alias Abu Rara terpapar ISIS, dan terkait jaringan JAD. Terkait kondisi Wiranto, Jokowi mengatakan saat ini sedang dalam penanganan dokter.

“Saat ini beliau, Bapak Wiranto masih dalam penanganan oleh tim dokter di RSPAD dalam proses operasi dan kesempatan ini,” ujar Jokowi.

Wiranto ditusuk oleh pelaku yang bernama Abu Rara di Menes, Pandeglang, Banten, pukul 11.50 WIB. Diketahui pelaku mengajak istrinya dalam aksinya itu. Pelaku dan istrinya kini ditangkap polisi. Polisi menyebut penusuk Wiranto terpapar jaringan ISIS.

Baca Juga: Pak Wiranto Apa Tidak Ingin Husnul Khotimah?

Sementara Wapres Jusuf Kalla (JK) juga ikut menanggapi insiden Wiranto. JK kemudian mengaitkan pelaku dengan kelompok radikal.

“Yang jelas bahwa di Indonesia ini kelompok yang sangat radikal itu masih ada dan itu berkeliaran,” beber Jusuf Kalla di RSPAD, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Lanjut Baca

Trending