Media Sosial VAZnews.com

Dunia

Uji Coba Vaksin Covid-19 Pada Manusia, Inggris Perdana Lakukan Uji ini

Diterbitkan

|

Uji Coba Vaksin Covid-19 Pada Manusia, Inggris Perdana Lakukan Uji ini
Photo: © galamedianews

VAZNEWS.COM – Uji coba vaksin virus corona (covid-19) pada manusia telah dimulai di Oxford. Inggris adalah negara di Eropa yang perdana lakukan uji vaksin ini.


[the_ad id=”1235″]

Uji Coba Vaksin Covid-19 Pada Manusia, Inggris Perdana Lakukan Uji ini. Uji coba vaksin virus mematikan corona covid-19 kini telah di lakukan untuk pertama kalinya di Inggris. Dua sukarelawan diinjeksi yang terdiri dari kelompok pertama yaitu lebih dari 800 orang yang telah direkrut untuk penelitian.

Sebagian akan menerima vaksin Covid-19, dan sebagiannya lagi vaksin kontrol yang melindungi dari penyakit meningitis dan bukan virus corona.

Rancangan uji coba ini dilakukan acak dan berarti relawan tidak akan tahu vaksin mana yang mereka dapatkan. Namun, para dokter mengetahuinya.


Baca Juga:


Elisa Granato, salah satu dari sukarelawan yang menerima vaksin, mengatakan kepada BBC: “Saya seorang ilmuwan, jadi saya ingin berusaha mendukung proses ilmiah di mana pun saya bisa.”

Vaksin ini dikembangkan dalam rentang waktu kurang dari tiga bulan oleh tim ilmuwan di Universitas Oxford. Sarah Gilbert adalah profesor vaksinologi di Jenner Institute yang memimpin penelitian praklinisnya.

“Saya pribadi saya sangat percaya pada vaksin ini,” kata profesor Gilbert.

“Tentu saja, kita harus mengujinya dan mendapatkan data dari manusia. Kita harus menunjukkan ia benar-benar manjur dan mencegah orang terinfeksi virus corona sebelum digunakan pada populasi yang lebih luas” tambah profesor Gilbert.

Prof Gilbert sebelumnya mengatakan jika ia percaya 80% vaksin yang diujikan akan manjur. Namun saat ini ia memilih tidak menyebutkan angka, dan hanya mengatakan “sangat optimistis” dengan peluangnya tersebut.

Para peneliti berprediksi jika vaksinnya manjur adalah dengan membandingkan jumlah orang yang terinfeksi virus corona dalam kedua kelompok percobaan selama beberapa bulan ke depan.

Itu bisa menjadi masalah jika jumlah kasus turun dengan cepat di Inggris, sebab bisa jadi tidak akan ada cukup data.

Baca Juga: Lawan Corona, Trump; Jelas Bahwa Strategi Agresif Kita Berhasil

[the_ad id=”1235″]

Profesor Andrew Pollard, yang memimpin uji coba Penelitian Vaksin Oxford mengatakan: “Kami mengejar akhir dari gelombang epidemi saat ini. Jika kami tidak dapat mengejarnya, kami tidak akan bisa memastikan apakah vaksin bekerja dalam beberapa bulan ke depan atau tidak.

“Tapi kami memperkirakan akan ada lebih banyak kasus di masa depan karena virus ini belum hilang” pungkas profesor Andrew Pollard.


Source : Detikcom

Comments

Trending