Media Sosial VAZnews.com

Dunia

Vaksin Covid-19 Telah Diuji Oleh Inggris, Amankah Vaksin Ini?

Diterbitkan

|

Vaksin Covid-19 Telah Diuji Oleh Inggris, Amankah Vaksin Ini?
Photo: © MSN

VAZNEWS.COM – Tim Ilmuan Oxford mengatakan jika secara teori virus yang dilemahkan memiliki resiko. Reaksi yang ditumbulkan oleh relawan yang diuji virus ini dapat memicu reaksi serius pada pertahanan tubuh.


[the_ad id=”1235″]

Vaksin Covid-19 Telah Diuji Oleh Inggris, Amankah Vaksin Ini?. Vaksin covid-19 yang diujikan kepada sukarelawan di Inggris mengundang banyak tanya bagi setiap orang. Bagaimanakah reaksinya, apakah aman vaksin ini, kita belum mengetahui, segala hal yang diuji coba sudah pasti memiliki resiko.

Sukarelawan uji coba akan dimonitor dengan cermat dalam beberapa bulan kedepan. Mereka sudah diberi tahu jika beberapa orang mungkin mengalami sakit lengan, sakit kepala, atau demam dalam beberapa hari setelah vaksinasi.

Mereka juga diberi tahu jika secara teori ada risiko bahwa vaksin itu dapat memicu reaksi serius pertahanan tubuh terhadap virus corona. Semua ini sama halnya dengan yang terjadi dalam beberapa penelitian awal vaksin Sars pada hewan.


Baca Juga:


Dalam hal ini, tim ilmuwan di Oxford mengatakan data yang ada menunjukkan risiko timbulnya penyakit parah karena vaksin sangat minim.

Para ilmuwan di Oxford berharap satu juta dosis bisa siap pada bulan September, dan secara dramatis meningkatkan produksi setelah itu, jika vaksin yang diuji terbukti efektif.

Prof Gilbert mengatakan bahwa belum diputuskan siapa yang pertama kali akan mendapatkan vaksin ini. “Bukan peran kita untuk menentukan apa yang akan terjadi. Kita hanya harus mencoba mendapatkan vaksin yang manjur dan memiliki cukup banyak dan kemudian orang lain yang akan memutuskan” kata profesor Gilbert.

“Kita harus memastikan bahwa kita memiliki dosis yang cukup bagi mereka yang sangat membutuhkan, tidak hanya di Inggris tetapi juga di negara-negara berkembang” tambah profesor Pollard.

Tim lain di Imperial College London mengatakan jika akan memulai uji coba manusia terhadap vaksin virus corona pada bulan Juni.

Tim Oxford dan Imperial telah menerima dana pemerintah sebesar lebih dari 40 juta Pound yaitu sekitar Rp766 miliar.

Baca Juga: Umumkan Penghentian Dana Untuk WHO, Trump Sindir WHO

[the_ad id=”1235″]

Menteri Kesehatan Matt Hancock memuji kedua tim dan mengatakan ” Inggris akan mengerahkan semua yang kami punya” untuk mengembangkan vaksin covid-19.

Kepala penasihat medis Inggris Prof Chris Whitty mengatakan bahwa vaksin maupun obat Covid-19, kemungkinan tidak akan tersedia dalam setahun ke depan.

Comments

Trending